Jelang Larangan Mudik, Pemesanan Tiket KA di Daop 6 Yogyakarta Masih Sepi
Merdeka.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta menyebut, pemesan tiket KA jarak jauh menjelang larangan mudik tanggal 6 Mei dari Solo dan Yogyakarta masih relatif sepi. Jika pada hari normal terdapat 3 ribu lebih calon penumpang, saat ini baru 2.000 tiket yang terjual.
"Sampai tanggal 5 Mei ini, untuk posisi penumpang yang sudah booking tiket di wilayah Daop 6 ini masih belum tinggi. Rata-rata masih sekitar dua ribuan. Kalau hari-hari biasa gini sekitar 3.700 sampai 5.000," ujar Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Supriyanto di sela Pencanangan Stasiun Siaga Candi di Stasiun Solo Balapan, Kamis (29/4).
Supriyanto memperkirakan masih akan terjadi kenaikan penumpang hingga menjelang pemberlakuan larangan mudik tanggal 6 Mei. "Kalau kedatangan hampir sama, masih imbang. Belum ada peningkatan. Masyarakat mungkin juga masih menunggu aturan terbaru," katanya.
Sebelumnya, pemerintah melarang perjalanan mudik mulai dari tanggal 6-17 Mei 2021. Pada periode itu KA jarak jauh tidak akan ada yang dijalankan.
"Untuk KA lokal masih dibahas, nanti akan kita informasikan," sebutnya.
Untuk mengantisipasi penularan Covid-19, pihaknya akan melakukan pengetatan protokol kesehatan, seperti dengan tes GeNose, rapid test, maupun PCR.
Supriyanto menambahkan, Daop 6 masih mengoperasikan 32 KA reguler ke semua jurusan. Jumlah itu masih sekitar 50 persen dari kondisi normal atau sebelum pandemi Covid-19.
"Di situasi pandemi ini kan orang bepergian itu karena butuh. Jadi mereka akan memenuhi persyaratan yang diperlukan untuk melakukan perjalanan dengan KA. Baik itu GeNose, PCR maupun rapid test," pungkas dia.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya