Jalan Rusak dan Berlumpur, Warga Pandeglang Harus Ditandu untuk Berobat

Jalan yang harus dilalui Jaya dan keluarganya licin dan berlumpur. Setelah jalan itu dilalui, Jaya harus melanjutkan perjalanan menuju klinik terdekat memakai mobil.

Dwi Prasetya
Oleh Dwi Prasetya - Reporter
Jalan Rusak dan Berlumpur, Warga Pandeglang Harus Ditandu untuk Berobat
Pasien ditandu menuju rumah sakit di Pandeglang. ©2020 Merdeka.com/Dwi Prasetya

Seorang warga Kampung Lebak Jaha, Desa Karangbolong, Cigelis, Pandeglang, Bateng atas nama Jaya (65) terpaksa dibawa menggunakan tandu seadanya untuk berobat. Hal ini karen akses jalan di kampung itu rusak dan tidak bisa dilalui kendaraan.

Jaya dikabarkan tengah sakit muntaber hingga menyebabkan tubuhnya lemas. Karena jalan rusak, dia sampai harus diangkut dengan tandu berbahan bambu dan kain sarung.

Jalan yang harus dilalui Jaya dan keluarganya licin dan berlumpur. Setelah jalan itu dilalui, Jaya harus melanjutkan perjalanan menuju klinik terdekat memakai mobil.

"Mobil tidak bisa melintasi jalan rusak, licin dan berlumpur. Akibatnya, kami terpaksa membawa pasien ini dengan tandu. Satu-satunya cara agar sampai ke rumah dokter," kata Maya Salah seorang keluarga pasien.

Maya mengungkapkan, kondisi jalan rusak ini sudah lama dan belum pernah diperbaiki oleh pemerintah setempat. Kejadian orang sakit harus ditandu saat melintas pun kerap terjadi, bukan kali ini saja. Terlebih di musim hujan, jalan penghubung desa ini dipenuhi lumpur.

Warga berharap pemerintah setempat peduli terhadap kondisi ini dan segera melakukan perbaikan.

Rekomendasi