Jafar Hafsah akui pakai uang dari Nazaruddin untuk beli Land Cruiser

Nazaruddin memberikan uang lebih dari Rp 1 miliar sebagai dana operasionalnya selaku Ketua Fraksi Demokrat. Pemberian uang tersebut terjadi saat pembahasan proyek e-KTP. Tidak hanya untuk keperluan operasionalnya, Jafar Hafsah akui pakai uang dari Nazaruddin untuk beli Land Cruiser.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Jafar Hafsah akui pakai uang dari Nazaruddin untuk beli Land Cruiser
M Nazaruddin Vonis 4 tahun 10 bulan. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Mantan Ketua Fraksi Demokrat Muhammad Jafar Hafsah mengakui menerima uang Rp 970 juta dari Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazarudin. Saat itu posisi Jafar sebagai Ketua Fraksi Demokrat.

Hal tersebut terungkap saat Hakim Ketua Jhone Halasan Butar Butar menanyakan uang yang diterima Jafar. "Iya saya menerima uang dari bendahara. Jumlahnya sekitar itu. Dari Nazaruddin. Pada waktu-waktu itu," kata Jafar di ruang sidang Tipikor sebagai saksi dengan terdakwa Andi Narogong dalam kasus e-KTP, Jakarta Pusat, Senin (16/10).

Dia menjelaskan, Nazaruddin memberikan uang lebih dari Rp 1 miliar sebagai dana operasionalnya selaku Ketua Fraksi Demokrat. Pemberian uang tersebut terjadi saat pembahasan proyek e-KTP.

"Uang itu diberikan sebagai ketua fraksi untuk melaksanakan tugas fraksi itu. Ya dipakai untuk mengelola berbagai acara fraksi," jelas Jafar.

Tidak hanya untuk keperluan operasional, sebagian uang yang diberikan Nazaruddin juga digunakan untuk membeli satu unit mobil Toyota Land Cruiser. Tetapi dia mengaku lupa jumlah uang yang dipakai untuk beli mobil.

"Ada pakai sebagian. Tapi saya enggak tahu berapa yang saya pakai," ungkap dia.

Sebelumnya, pada persidangan korupsi proyek e-KTP dengan dua terdakwa Irman dan Sugiharto, Muhammad Nazaruddin menyebut sejumlah nama yang mendapat aliran dana hasil bancakan dari proyek e-KTP yang ditaksir merugikan negara Rp 2,3 triliun.

Seperti Jafar Hafsah yang memperoleh sekitar USD 100.000 dari Anas Urbaningrum, pemberian tersebut digelontorkan sebagai 'uang bantuan' untuk Jafar sebagai Ketua Fraksi Demokrat menggantikan Anas Urbaningrum yang terpilih sebagai ketua umum Demokrat. Uang tersebut juga disebutkan Nazar digunakan Jafar untuk membeli mobil Land Cruiser.

Rekomendasi