Hilang Selama 5 Hari, Ketua KPPS di Tapanuli Utara Ditemukan Bunuh Diri
Merdeka.com - Berhari-hari menghilang, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 3 Desa Parbubu 1, Tarutung, Tapanuli Utara, Sumut, Luhut ditemukan membusuk di hutan. Polisi menyatakan dia bunuh diri.
Jasad Luhut ditemukan di tengah hutan Tombak Sirambe, sekitar 500 meter dari Desa Parbubu 1, Sabtu (11/5) sekitar pukul 15.00 Wib. Sebelumnya dia 5 hari dicari karena tak kunjung pulang ke rumah.
Kasubbid Penerangan Masyarakat (Penmas) Bidang Humas Polda Sumut MP Nainggolan mengatakan, jasad Luhut ditemukan warga dan personel kepolisian yang melakukan pencarian.
"Sekitar jarak 10 meter dari lokasi, warga mencium bau busuk dan melihat jejak sandal. Warga langsung mengikuti jejak itu dan mendapati mayat yang sudah busuk," katanya, Minggu (12/5).
Ketika ditemukan, jasad Luhut dalam posisi tengkurap miring. Lehernya terikat baju yang tersambung dengan tali yang terikat ke pohon. Petugas kepolisian setempat langsung melakukan penyelidikan di lokasi.
Menurut keterangan istri Luhut, Namaida Br Situmorang (41), suaminya permisi ke luar rumah pada Senin (6/5) sekitar pukul 15.00 WIB. Sejak itu, dia tidak pulang ke rumah.
Namaida sempat mencari ke rumah keluarganya dan warung yang biasa didatangi suaminya. Namun, Luhut tak juga ditemukan. Namun, Namaida mengaku Luhut pernah mengeluh masalah ekonomi.
"Kemungkinan dia memikirkan masalah perekonomian. Meninggalnya karena bunuh diri ya, jadi tidak ada hubungannya dengan KPPS dan Pemilu," tutup Nainggolan.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya