Ratusan warga memadati loket penukaran uang jelang Idul Fitri 1437 H, baik warga Banda Aceh maupun Aceh Besar, pada lima unit bank konvensional. Hari ini merupakan terakhir jadwal penukaran uang, Kamis (30/6).Sejumlah mobil boks milik beberapa bank berjejer parkir di Barata Mal, depan Masjid Raya Baiturrahman. Warga pun berbondong-bondong memadati tempat penukaran uang tersebut.Mayoritas warga memadati mobil bok milik Bank Indonesia, karena masih tersedia uang pecahan uang Rp 5000. Sedang bank lainnya seperti BNI, BRI, Bank Aceh, Bank Muamalat hanya didatangi oleh beberapa warga, sebab pada bank ini uang pecahan Rp 5000 sudah habis."Hari ini merupakan hari terakhir penukaran uang pecahan. Kita sediakan berapa pun uang yang dibutuhkan warga," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Aceh, Ahmad Farid, Kamis (30/6).
Menurut Ahmad, BI telah mempersiapkan uang pecahan Rp 2000 sampai Rp 20 ribu sebanyak Rp 1 triliun buat warga dalam rangka Idul Fitri. Semua warga dijamin bisa mendapatkan uang pecahan. Karena selain BI, ada sejumlah bank lain ikut berpartisipasi."Kita jamin semua bisa dapat. Hari ini kita prediksikan lebih Rp 3 miliar akan habis uang pecah," imbuhnya.
Ahmad mengatakan, loket penukaran uang ini sudah dibuka sejak 13 Juni hingga 30 Juni 2016. Setiap harinya, BI telah mengeluarkan uang pecahan mencapai Rp 2,5 miliar."Hari ini kita prediksikan bisa lebih Rp 3 miliar warga menukar uang, karena hari ini terakhir," imbuhnya.Bila pun ada warga yang tidak mendapatkan giliran penukaran uang pada hari terakhir ini, kata Ahmad Farid, besok masih bisa mendatangi kantor BI Aceh untuk penukaran."Besok masih bisa datang ke kantor langsung untuk tukar uang," tukasnya.
Advertisement