Guru ngaji pesantren dukung Gus Ipul untuk pertahankan program bantuan guru madin

Para ustad (guru) pondok pesantren mengapresiasi program Pemprov Jawa Timur dalam memperhatikan nasib kalangan guru Madrasah Diniyah (Madin), yang mengajar di pondok pesantren.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Guru ngaji pesantren dukung Gus Ipul untuk pertahankan program bantuan guru madin
Gus Ipul di alun alun Ponorogo. ©2018 Merdeka.com

Para ustad (guru) pondok pesantren mengapresiasi program Pemprov Jawa Timur dalam memperhatikan nasib kalangan guru Madrasah Diniyah (Madin), yang mengajar di pondok pesantren.

Program yang digagas sejak kepemimpinan Gubernur dan Wagub Jawa Timur, Soekarwo dan Saifullah Yusuf itu dinilai banyak manfaat, meski jumlahnya masih belum seberapa.

Muhammad Sholahuddin, salah satu ustad yang mendapat bantuan honor guru Madin mengaku bersyukur, karena pihak pemerintah kini sudah mulai memperhatikan kesejahteraan guru di kalangan pondok pesantren.

"Alhamdulillah, melalui insentif honor bagi guru Madin, pemerintah sudah mulai memperhatikan kesejahteraan ustad (guru) di kalangan pondok pesantren," kata pria yang sudah mendapat program intensif guru Madin sejak akhir 2016 lalu, Senin (8/1).

Sholahuddin mengaku, bantuan honor bagi guru Madin itu kini sangat membantu guru di kalangan pondok pesantren, karena dengan program itu para guru pondok pesantren kini sudah dianggap sejajar dengan guru yang mengajar di pendidikan umum, meski nominal bantuannya tidak terlalu banyak.

"Kami bukan masalah nominal, namun adanya honor bagi guru Madin ini merupakan apresiasi tersendiri bagi kami. Kita kan tau, selama ini guru di kalangan pesantren banyak dipandang sebelah mata," ungkap ustad yang sehari-hari mengajar di pondok pesantren Islamiyah Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Dia berharap, program untuk kesejahteraan guru Madin itu agar tetap dijalankan dan terus ditingkatkan.

"Mudah-mudahan program ini terus dilanjutkan, biar ada kesamaan antara guru Madin dengan guru umum," ujar pria yang kini menjadi Ketua PAC Ansor Kecamatan Tanggulangin itu.

Senada dikatakan Sofi, ustad yang mengajar di pondok pesantren Mambaul Hitam Tanggulangin, Sidoarjo. Menurut dia, program itu disambut baik oleh ustad kalangan pondok pesantren.

"Program intensif bagi guru Madin sangat bermanfaat, para ustad apresiasi program itu karena memperhatikan kesejahteraan guru diniyah di kalangan pondok pesantren," katanya.

Rekomendasi