Gubernur Banten Minta Polisi Tindak Buruh Anarkis dan Rusak Fasilitas Pemerintah

Gubernur Banten Wahidin Halim menyesalkan tindakan anarkisme demonstran dengan merusak fasilitas dan menjebol ruangan serta menduduki ruangan kantor gubernur, Rabu (22/12).

Dwi Prasetya
Oleh Dwi Prasetya - Reporter
Gubernur Banten Minta Polisi Tindak Buruh Anarkis dan Rusak Fasilitas Pemerintah
Gubernur Banten Wahidin Halim. ©2020 Merdeka.com/Dwi Prasetya

Gubernur Banten Wahidin Halim menyesalkan tindakan anarkisme demonstran dengan merusak fasilitas dan menjebol ruangan serta menduduki ruangan kantor gubernur, Rabu (22/12).

Wahidin meminta agar polisi dapat bertindak tegas terhadap para pendemo yang telah berbuat anarkis dan merusak fasilitas pemerintah.

"Saya meminta agar aparat kepolisian dapat bertindak tegas terhadap oknum pendemo yang telah anarkis dan merusak fasilitas pemerintah," kata Wahidin kepada wartawan, Kamis (23/12).

Dia menyesalkan tindakan anarkisme dan ketidaksantunan yang dilakukan oleh para buruh saat melakukan aksi unjuk rasa di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).

"Saya sangat menyesalkan tindakan anarkisme dan ketidaksantunan dari buruh," lanjutnya.

Ditanya soal tuntutan para buruh untuk merevisi Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar 5,4 persen, Wahidin mengatakan bahwa sudah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan tentang pengupahan.

"Penetapan UMP dan UMK sudah sesuai ketentuan dan aturan yang tertuang dalam undang-undang nomor 11 tahun 2021 dan PP nomor 36 tahun 2021 tentang pengupahan" bebernya.

Dia mengatakan tidak akan merevisi UMP dan UMK selama tidak ada instruksi aturan dari pemerintah pusat.

"Saya patuh terhadap aturan yang berlaku, dan tidak akan merevisi keputusan selama tidak ada instruksi dari pemerintah pusat, dan sampai saat ini tidak ada instruksi revisi dari pemerintah pusat" tegasnya.

Berdasarkan informasi, ribuan buruh melakukan aksi unjuk rasa di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Serang, dan para buruh juga masuk ke pendopo Gubernur Banten.

Rekomendasi