Gerebek Kampung Narkoba di Palembang, Polisi Dihujani Petasan dari Rumah Warga
Merdeka.com - Ratusan polisi gabungan dari Polda Sumatera Selatan dan Polrestabes Palembang menggerebek kampung narkoba di kawasan Tangga Buntung Palembang, Minggu (11/4) pagi. Petugas mengamankan 65 orang, satu diantaranya istri seorang bandar yang kabur.
Kasatres Narkoba Polrestabes Palembang AKBP Andi Supriadi mengungkapkan, penggerebekan sangat menegangkan. Petugas dihujani petasan dari atas rumah warga sehingga membuat kondisi gelap akibat asap yang ditimbulkan.
"Kami menerima perlawanan, kami diserang pakai percon dari atas," ungkap Andi, Minggu (11/4).
Tak ingin membahayakan anggotanya, Andi menginstruksikan anak buahnya lebih waspada dan menerapkan strategi. Hasilnya, pelaku tunggang langgang, bahkan beberapa orang nekat terjun ke Sungai Musi.
"Alhamdulillah semuanya terkendali. Pelaku yang kabur ke sungai dapat ditangkap," kata dia.
Dalam penggerebekan itu, diamankan 65 orang, terdiri dari 59 laki-laki dan 6 perempuan. Sayangnya, seorang bandar besar di kawasan itu bernama Ateng berhasil kabur.
"Kami hanya bisa amankan istrinya yang bertugas mendistribusikan narkoba milik suaminya," ujarnya.
Polisi menyita 1,5 kg sabu yang ditemukan di loteng rumah pelaku. Dari tangan para pelaku yang diamankan disita barang bukti 42 petasan, 41 alat hisap sabu, timbangan digital, 73 korek api, pirek 109 buah, timbangan digital, 33 ponsel, dan lainnya.
"Bandar narkoba itu masih kami buru," pungkasnya.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya