Gerebek bandar narkoba, tembakan polisi meleset dan mengenai teman

"Kemungkinannya kena pantulan dari tembakan petugas sendiri," kata Ike.

Dede Rosyadi
Oleh Dede Rosyadi - Reporter
Gerebek bandar narkoba, tembakan polisi meleset dan mengenai teman
Ilustrasi Hukuman Mati Kasus Narkoba. ©2015 Merdeka.com

Anggota Provos Polda Lampung Aiptu Bambang mengalami luka tembak di bagian rahang diduga akibat pantulan peluru dari rekan sesama polisi. Kejadian ini berlangsung saat polisi menggerebek bandar narkoba di Gunung Sugih Baru, Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

"Kemungkinannya kena pantulan dari tembakan petugas sendiri, karena setelah olah tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan empat selongsong peluru, mungkin tembakan peringatan," terang Kapolda Lampung, Brigadir Jenderal Polisi Ike Edwin di Mapolda Bandar Lampung, Senin (22/2).

Menurut Ike, anggotanya mengalami luka tembak saat melakukan penggerebekan kasus narkoba di Tegineneng, Pesawaran, pada Sabtu (20/2). Dari olah TKP ditemukan empat selongsong peluru. Diduga bekas tembakan peringatan petugas terhadap para tersangka.

"Saat ini kondisi korban Aiptu Bambang sudah mulai membaik, dan dirujuk ke Rumah Sakit di Jakarta," kata Ike.

Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistiyaningsih memaparkan kronologis anggota Provos Polda Lampung Aiptu Bambang terkena luka tembak dibagian pipi.

"Peluru itu berasal dari peluru anggota Provos lainnya saat melakukan penyergapan kasus narkoba dari pintu depan rumah tersangka. Sementara Aiptu Bambang yang tertembak masuk dari arah pintu belakang rumah, diperkirakan terkena rekoloset," kata Sulis.

Lanjut Sulis, saat penggerebekan tersangka ditangkap dan polisi tidak menemukan senjata api di TKP. Kondisi anggota tetap sadar dan pagi ini akan dilakukan operasi pengeluaran peroyektil yang ada di sekitar rahang.

Rekomendasi