Ganjar Setuju Asrama Haji Donohudan Jadi Tempat Isolasi Pasien Corona

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menanggapi permintaan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo untuk menjadikan asrama haji Donohudan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19. Menurut dia, usulan itu sudah disetujui karena Donohudan memang dipersiapkan untuk tempat isolasi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ganjar Setuju Asrama Haji Donohudan Jadi Tempat Isolasi Pasien Corona
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. ©YouTube/Ganjar Pranowo

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menanggapi permintaan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo untuk menjadikan asrama haji Donohudan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19. Menurut dia, usulan itu sudah disetujui karena Donohudan memang dipersiapkan untuk tempat isolasi.

"Baik, kalau saya oke saja. Donohudan itu memang kita siapin kok, kalau mau dipakai. Hotel ada, Donohudan juga ada. Seumpama Solo mau pakai, masuk nanti sore, tidak usah lama-lama," kata Ganjar, Rabu (2/12).

Dia menyebut saat ini sedang mendorong seluruh Kabupaten Kota untuk memiliki tempat isolasi terpusat. Bahkan ditargetkan sebelum tanggal 9 Desember mendatang, semua tempat isolasi terpusat di masing-masing Kabupaten Kota sudah tersedia.

"Lebih baik terpusat, daripada isolasi di rumah. Soalnya isolasi di rumah kalau tidak memenuhi syarat, justru menjadi klaster rumah tangga. Dan sekarang, klaster rumah tangga itu menjadi klaster tertinggi di Jateng," jelasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menegaskan bahwa ruang isolasi rumah sakit di Solo telah penuh. Ia mengusulkan agar asrama haji Donohudan difungsikan untuk menampung pasien positif Covid-19. Namun ia mengatakan, sudah mengusulkan hal itu pada Ganjar selama tiga kali, tapi belum ada tanggapan.

Ia beralasan, pemusatan tempat isolasi di Donohudan itu lebih baik daripada isolasi mandiri di rumah. Sebab, isolasi di rumah tidak bisa memutus mata rantai penyebaran virus, akan tetapi justru membahayakan keluarga lainnya.

Rekomendasi