Gadis difabel yang jatuh dan tenggelam di sungai Mahakam ditemukan tewas
Merdeka.com - Sukmawati (18), gadis difabel yang terjatuh dan tenggelam di sungai Mahakam, kawasan Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (21/6) lalu, pagi tadi ditemukan tewas. Jenazah diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan.
Jasad korban ditemukan mengambang di sungai Mahakam sekitar pukul 06.30 Wita pagi ini oleh warga bersama tim Basarnas dan unsur SAR gabungan lainnya.
Sesuai ciri-cirinya, jasad mengenakan kaos hijau dan celana pendek berbahan jeans, sehingga dipastikan jasad itu adalah jasad Sukmawati yang dicari tim SAR gabungan dalam 3 hari terakhir ini.
"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, berjarak kurang lebih sekitar 300 meter ke arah hilir sungai, dari titik awal diperkirakan jatuh ke sungai," kata Kasi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kaltim-Kaltara Octavianto, Sabtu (23/6).
Menggunakan kantong jenazah, jasad Sukmawati dievakuasi ke dermaga menggunakan rubber boat, untuk dibawa ke RSUD AW Syachranie.
"Dibawa ke rumah sakit untuk keperluan visum, dan kemudian diserahkan ke keluarga," ujar Octavianto.
Sejak awal kejadian, pencarian korban dilakukan dengan berbagai cara. Di samping pencarian tim SAR gabungan dengan melakukan penyelaman, keluarga korban juga menggunakan perahu tradisional. Ibu kandung korban, Nurlia (40), terus mengikuti pencarian putrinya itu.
"Bersama ibunya, korban ini kesehariannya penjual makanan di area pelabuhan," demikian Octavianto.
Diketahui, Kamis (21/6) siang lalu sekitar pukul 14.30 Wita, Sukmawati, gadis difabel dengan kelainan fisik pada kakinya itu terjatuh ke sungai, saat akan membuah sampah ke sungai Mahakam, beberapa saat KM Adhitya berlayar ke Parepare, dari pelabuhan Samarinda.
Sebelumnya, kaki Sukmawati tersandung selang di bibir dermaga, sehingga terjatuh ke sungai dan tenggelam. Peristiwa itu, menyisakan duka mendalam bagi Nurlia, yang melihat sendiri putrinya tercebur ke sungai.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya