Fahri Hamzah minta Polri cepat tangani kasus kebohongan Ratna Sarumpaet
Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai Polri harus cepat dalam mengatasi kasus penyebaran kebohongan Aktivis Ratna Sarumpaet yang menyeret nama Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. Hal itu, kata dia, perlu guna menjaga reputasi lembaga Kepolisian.
"Menurut saya Polri harus betul-betul cepat melakukan ini supaya jangan reputasi lembaganya rusak saya mengkhawatirkan reputasi lembaganya rusak dan kemudian mendatangkan keriuhan publik yang keriuhan publik itu sebenarnya dasar bagi pemidanaan orang bohong," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/10).
Fahri berharap kasus tidak menjadi peristiwa politik. Karena itu, ia meminta Polri juga harus membatasi diri dalam menangani kasus Ratna Sarumpaet ini.
"Jangan sampai menjadi peristiwa politik yang menyebabkan munculnya kegaduhan lain yang kegaduhan itu sendiri dapat kena sebagai delik menciptakan kegaduhan," ungkapnya.
"Sehingga siapa yang harus didelik karena kegaduhan itu muncul nah saya kira itu persoalannya," ucapnya.
Sebelumnya, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya akan memanggil kembali Amien Rais, pada Rabu (10/10) mendatang. Pemanggilan ini terkait,berita kebohongan Ratna Sarumpaet yang mengaku dihakimi massa di Bandung, Jawa Barat, pada 21 September lalu.
"Iya dijadwalkan (Rabu mendatang)," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta saat dikonfirmasi, Senin (8/10).
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya