Dua Layar Jumbo Disiapkan Dekat Hotel Bidakara untuk Pendukung Nobar Debat Pilpres

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar membenarkan terkait dua layar tersebut. Menurut dia, pemasangan layar akan dilakukan sore nanti.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Dua Layar Jumbo Disiapkan Dekat Hotel Bidakara untuk Pendukung Nobar Debat Pilpres
Apel Persiapan Debat. ©2019 Merdeka.com/Ronald Chaniago

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyediakan dua layar besar di lapangan bola dekat hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan. Layar jumbo tersebut disiapkan untuk pendukung menonton bareng alias nobar debat perdana capres dan cawapres 2019.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar membenarkan terkait dua layar tersebut. Menurut dia, pemasangan layar akan dilakukan sore nanti.

"Nanti kita skat ya, namun saat ini belum didirikan (layar) masih proses. Pendukungnya nanti dipisah ada yang di sisi kiri dan kanan, kemudian kami sekat juga ya di tengahnya menggunakan barrier," kata Indra, ditemui usai memimpin apel pasukan persiapan pengamanan debat perdana Pilpres di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1).

Indra mengatakan, lapangan bola tersebut diperkirakan dapat menampung 2.000 hingga 3.000 ribu pendukung dari masing-masing paslon. Polisi menurunkan tiga Satuan Setingkat Kompi (SSK) untuk mengawal nobar tersebut.

"Kami siapkan tiga kompi untuk pengamanan di lapangan, dari Polri dua kompi dan TNI satu kompi. Kemudian juga saya himbau agar masing-masing pendukung bisa menggunakan fasilitas nonton bareng yang telah disediakan," tukasnya.

Indra mengingatkan seluruh anggota melakukan pengamanan bertanggungjawab dalam bertugas. Bahkan, dia menegaskan agar anggota tak meninggalkan tempat saat bertugas.

"Saya meminta kepada seluruh anggota untuk tidak meninggalkan tempat yang sudah ditentukan dalam bertugas. Kalau mau ke belakang atau makan dapat bergantian. Saya minta seluruh anggota bertanggungjawab dalam bertugas," tegas Indra.

Selain itu, mantan Wadir Lalu Lintas Polda Metro Jaya ini menyampaikan agar tegas dalam bertugas. "Kita harus tegas demi menciptakan keamanan, kenyamanan, dan tertib dalam tugas ini. Namun tegas dengan humans," ujarnya.

Lebih lanjut, ia meminta kepada seluruhnya agar menjaga tiap-tiap pintu masuk diperketat penjagaannya. "Di gedung ini banyak sekali pintu-pintu masuknya, saya minta anggota memperketat penjagaannya. Misalnya di belakang ini ada, jangan sampai kita terkecok dan mereka (para pendukung) masuk ke dalam. Sebab, panitia telah membatasi jumlah pendukung," pungkasnya.

Rekomendasi