Driver Taksi Online di Palembang Dirampok, Ditusuk Lalu Mobil Dibawa Kabur

"Pelakunya dua orang, teman saya ditusuk tapi masih selamat karena keluar dari mobil. Mobil dan barang-barang lain dibawa pelaku,"

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Driver Taksi Online di Palembang Dirampok, Ditusuk Lalu Mobil Dibawa Kabur
Driver Taksi Online di Palembang Dirampok. ©2020 Merdeka.com/Irwanto

Kasus perampokan terhadap pengemudi taksi online di Palembang kembali terjadi. Kali ini dialami Rian (30) yang terkena luka tusukan di beberapa bagian dan mobilnya dibawa kabur pelaku.

Peristiwa itu bermula saat korban mendapat orderan dari akun atas nama Cahyoandhika di Jalan Sukabangun II, Sukarami, Palembang, tujuan Hotel Twin Star di Jalan Sukajadi, Sukomoro, Banyuasin, Jumat (18/9) pukul 04.00 WIB. Penumpangnya laki-laki sebanyak dua orang.

Dalam perjalanan, tepatnya di Jalan Noerdin Pandji, Sukarami, Palembang, pelaku meminta kembali ke tempat naik dengan alasan ketinggalan dompet. Begitu hendak putar balik, pelaku menusuk leher, kepala, dan dada. Sadar menjadi korban perampokan, warga Kelurahan Talang Kelapa, Alang-alang Lebar, Palembang, itu langsung keluar dari mobilnya untuk menyelamatkan diri.

Mobil korban jenis Toyota Agya nomor polisi BG 1216 BC berikut dompet berisi kartu identitas dan ponselnya dibawa kabur pelaku. Sementara korban meminta pertolongan kepada sekuriti SPBU tak jauh dari TKP.

Di sana, korban meminjam ponsel untuk menghubungi temannya dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Kemudian, keluarga dan rekan korban melaporkan kasus ini ke SPKT Polda Sumsel.

"Pelakunya dua orang, teman saya ditusuk tapi masih selamat karena keluar dari mobil. Mobil dan barang-barang lain dibawa pelaku," ungkap rekan korban Fadli.

Dikatakan, korban saat ini masih dirawat di RS Myria Palembang akibat luka tusuk yang dialaminya. Dokter menyebut lukanya cukup sehingga perlu perawatan intensif.

"Kami minta kedua pelaku ditangkap agar tidak membuat resah driver-driver taksol lain. Kejadian ini bikin kami takut mencari penumpang," kata dia.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, kasus ini tengah diselidiki petugas Jatanras. Dia berharap para saksi dapat bekerjasama untuk mengungkap kasus ini dan akhirnya meringkus para pelaku.

"Petugas sudah di lapangan untuk menyelidiki kasus ini dan mengejar pelaku," ujarnya.

Rekomendasi