Ditangkap KPK, Bupati Sidoarjo Mengaku Tak Tahu Kasus yang Menjeratnya

Bupati Saiful Ilah baru keluar dari ruang subdit 3 Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim sekitar pukul 04.30 WIB.

Erwin Yohanes
Oleh Erwin Yohanes - Reporter
Ditangkap KPK, Bupati Sidoarjo Mengaku Tak Tahu Kasus yang Menjeratnya
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Terjaring OTT KPK. ©2020 Merdeka.com

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah terjaring operasi tangkap tangan KPK. Namun, dia mengaku tidak tahu kasus apa yang tengah menjeratnya hingga ditangkap KPK.

Saiful bahkan sempat mengatakan tidak ada apa-apa saat keluar dari ruangan pemeriksaan di Mapolda Jatim, Rabu (8/1) dini hari.

Bupati Saiful Ilah baru keluar dari ruang subdit 3 Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim sekitar pukul 04.30 WIB. Saat menuju kendaraan yang menunggunya, dia sempat berceletuk.

"Sehat. Ora ono opo-opo (tidak ada apa-apa). Saya sendiri juga tidak tahu (mengapa ditangkap)," ujarnya.

Dari pantauan, selain Saiful Ilah, dalam OTT tersebut turut diamankan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sidoarjo, Arie Suryono, dua ajudan bupati, seorang kontraktor sebuah proyek yang melibatkan Pemkab Sidoarjo.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Ini menjadi yang pertama kali di masa kepemimpinan Ketua KPK Firli Bahuri.

"Benar. KPK telah mengamankan seorang kepala daerah dan beberapa pihak lainnya di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur," tutur Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (7/1).

Ali belum merinci terkait OTT tersebut. Detailnya rencananya akan disampaikan pada konferensi pers Rabu 8 Januari 2020.

"Terkait pengadaan barang dan jasa," kata Ali.

Rekomendasi