Dikirimi asap dari Jambi & Sumsel, wilayah Riau level bahaya

Jarak pandang paling buruk adalah Kabupaten Pelalawan, yaitu hanya 50 meter.

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Dikirimi asap dari Jambi & Sumsel, wilayah Riau level bahaya
Kabut Asap Riau. ©2014 Merdeka.com

Tak hanya dari daerah sendiri, Riau juga mendapat kiriman asap dari provinsi Jambi dan Sumatera Selatan. Akibatnya, udara 4 kawasan di Riau dinyatakan berbahaya bagi kesehatan hari ini Senin (7/9). Sementara 5 daerah lainnya dinyatakan tidak sehat karena asap.Data yang dihimpun merdeka.com di Posko Asap Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin Pekanbaru, 4 daerah berbahaya adalah Panam (Pekanbaru), Rumbai (Pekanbaru), Petapahan (Kabupaten Kampar) dan Libo (Rokan Hilir).Alat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di daerah tersebut mengarah ke tanda hitam dengan kadar polutan mencapai 500 Psi. Angka tersebut menunjukkan kecilnya kadar oksigen pada udara, di mana lebih didominasi debu dari asap.Sedangkan daerah yang dinyatakan tidak sehat ada 5, yaitu Minas (Siak), Dumai, Bangko (Rokan Hilir), Duri Camp (Bengkalis) dan Duri Field (Benkalis). Kadar polusi di daerah tersebut berada di level kuning atau tidak sehat.Sebelumnya, kabut asap baik hasil dari kebakaran daerah sendiri maupun asap kiriman yang mengepung Riau membuat jarak pandang sebagian kota terus memburuk. Pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, paparan asap membuat jarak pandang berkisar 50 hingga 800 meter."Jarak pandang paling buruk adalah Kabupaten Pelalawan, yaitu hanya 50 meter. Sedangkan Pekanbaru dan Rengat dengan jarak pandang 200 meter dan Dumai 800 meter," kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin.Menurut Sugarin, kabut asap ini selain berasal dari kebakaran hutan dan lahan di Riau, juga merupakan kiriman dari Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan.Pantauan satelit Terra dan Aqua, pada Senin pagi ada 413 titik panas di Sumatera. Paling mendominasi adalah Jambi 170 titik, kemudian disusul Sumatera Selatan 79 titik, Bangka Belitung 77 titik, Riau 45 titik, Lampung 31 titik, Bengkulu 5 titik, Sumbar 4 dan Kepulauan Riau 2 titik panas."Di Riau ada 45 titik panas, diantaranya Pelalawan 13 titik, Indragiri Hulu 12, Indragiri Hilir 10 , Siak dan Kampar masing-masing 3, serta Rohil dan Rohul masing-masing 2. Untuk titik api kita hitung ada 27 titik dan menyebar di enam kabupaten kota. Terbanyak di Pelalawan dan Inhu," kata Sugarin.

Rekomendasi