Diduga serangan jantung, pria paruh baya ini ditemukan tewas di dalam pasar

Diduga serangan jantung, pria paruh baya ini ditemukan tewas di dalam pasar. Tidak banyak yang bisa diperbuat warga. Lantaran pria bersangkutan, tidak mengantongi identitas apapun, agar memudahkan warga menghubungi keluarganya.

Saud Rosadi
Oleh Saud Rosadi - Reporter
Diduga serangan jantung, pria paruh baya ini ditemukan tewas di dalam pasar
Ilustrasi Mayat. ©2015 Merdeka.com/Angeline Agustine

Pengunjung Pasar Pagi di Jalan Gadjah Mada, Samarinda, Kalimantan Timur, sore tadi dibikin heboh dengan ditemukannya seorang pria paruh baya meninggal tidak lama usai turun dari angkot. Jenazah pria tanpa identitas itu kini berada di kamar jenazah RSUD AW Syachranie Samarinda.

Keterangan diperoleh, pria mengenakan kaos oblong putih itu ditemukan tidak bernyawa sore hari di Jalan Gadjah Mada, sekitar Pasar Pagi. Dari sejumlah saksi mata di lokasi menyebutkan, pria yang diperkirakan berusia sekitar 50 tahun itu, tiba-tiba langsung rebah di jalan.

"Tidak ada yang banyak melihat persisnya. Cuma Bapak itu memang habis turun dari angkot, jalan ke arah pasar," kata Arifin (39), warga di sekitar lokasi kejadian, saat ditemui Senin (25/12) petang.

Tidak banyak yang bisa diperbuat warga. Lantaran pria bersangkutan, tidak mengantongi identitas apapun, agar memudahkan warga menghubungi keluarganya.

"Sama sekali tidak ada identitas apapun Pak. Tadi sudah dicek, tidak ada KTP, atau SIM atau pengenal lainnya," ujar Arifin.

Tidak lama petugas kepolisian pun tiba di lokasi, dan membawa pria tanpa identitas itu, ke kamar jenazah RSUD Abdul Wahab Syachranie Samarinda.

"Baru dugaan. Sepertinya bapak itu lagi sakit, dan kena serangan jantung," sebut warga lainnya, Lukman (48).

Kepolisian dari Polsekta Samarinda Ilir juga membenarkan temuan korban meninggal dunia, tanpa identitas itu. Saat ini, jenazahnya sedang berada di kamar jenazah.

"Benar, kejadiannya sore tadi. Begitu korban ini turun dari angkot, tergeletak jatuh dan meninggal," kata Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ilir Ipda Purwanto, dikonfirmasi merdeka.com

Kepolisian sedikit kesulitan untuk mengungkap identitas korban. Mengingat memang tidak ditemukan identitas apapun pada korban.

"Sekarang jenazahnya di rumah sakit. Sambil menunggu keluarganya, yang mungkin kehilangan anggota keluarganya ya. Karena tadi tidak ada identitas apapun," pungkasnya.

Rekomendasi