Diduga depresi kalah pilkades, bujangan di Palembang gantung diri

Kapolsek Ilir Timur I Palembang, Kompol Rivanda mengungkapkan, dari keterangan keluarga, beberapa hari terakhir korban sering melamun dan kelihatan depresi lantaran kalah dalam Pilkades di salah satu daerah di Sumsel.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Diduga depresi kalah pilkades, bujangan di Palembang gantung diri
Ilustrasi Bunuh Diri. ©2014 Merdeka.com

Diduga depresi usai kalah dalam pemilihan kepala desa (Pilkades), Andi Aprizal (36) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi sehingga jenazah bujangan itu langsung dimakamkan.Jasad korban pertama kali ditemukan oleh ibunya, Solehah (70), saat buang air kecil di rumahnya di Jalan Mayor Santoso, Kelurahan 20 Ilir D-III, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Jumat (3/2) pagi. Korban tergantung dengan seutas tali nilon biru di kamar mandi tanpa mengenakan baju.Kapolsek Ilir Timur I Palembang, Kompol Rivanda mengungkapkan, dari keterangan keluarga, beberapa hari terakhir korban sering melamun dan kelihatan depresi lantaran kalah dalam Pilkades di salah satu daerah di Sumsel. Hal ini menjadi dugaan penyebab korban melakukan aksi nekat itu."Diduga korban depresi karena kalah Pilkades, dia jadi salah satu calon kades," ungkap Rivanda.Dikatakannya, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi. Namun dari fisik tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban."Sepertinya murni gantung diri, ini kelihatan dari fisik dan tanda-tandanya. Keluarga memutuskan langsung memakamkan jenazahnya," pungkasnya.

Rekomendasi