Sejumlah awak media, terutama juru foto, harus memanjat tembok yang tingginya kurang lebih 3 meter. Upaya para awak media tersebut dilakukan demi mengabadikan saat-saat kedatangan jenazah duo Bali Nine di Rumah Duka Abadi, Grogol, Jakarta Barat. Pasalnya, manajemen Rumah Duka Abadi melarang awak media untuk masuk demi alasan sterilisasi."Maaf ya. Ini demi sterilisasi. Mohon pengertiannya," ujar seorang anggota keamanan Rumah Duka Abadi, Rabu (29/4).Sebelumnya, begitu jenazah warga negara Australia tiba di rumah duka, pihak keamanan langsung menutup pintu gerbang. Untuk mendapatkan gambar yang terbaik, berbagai hal dilakukan awak media, termasuk berlari dan memanjat tembok rumah duka.Jenazah terpidana mati narkoba asal Australia, tiba di Rumah Duka Abadi, Dan Mogot, Grogol, Jakarta Barat sekitar pukul 12.21 WIB. Pantauan merdeka.com, iring-iringan jenazah Duo Bali Nine tersebut dikawal empat mobil polisi. Warga yang hendak menyaksikan jenazah Duo Bali Nine tersebut langsung menyerbu iring-iringan begitu rombongan tiba di rumah duka. Petugas pun langsung mengamankan lokasi dengan menutup gerbang rumah duka. Lalu lintas di sekitar rumah duka pun dialihkan petugas. Jalan Daan Mogot arah Cengkareng ditutup untuk menerima jenazah. Kemacetan cukup parah terjadi di sekitar lokasi rumah duka. Jenazah Duo Bali Nine tersebut akan langsung disemayamkan di rumah duka sampai besok, menunggu kargo yang akan membawa kedua jenazah tersebut kembali ke Australia.
Demi gambar jenazah duo Bali Nine, juru foto panjat tembok 3 meter
Untuk mendapatkan gambar yang terbaik, berbagai hal dilakukan awak media, termasuk berlari dan memanjat tembok.
Rekomendasi