Cerita Sedih Istri Ferry Mursyidan Baldan Menunggu Suaminya Tak Kunjung Pulang

Mantan Menteri ATR Ferry Mursyidan Baldan ditemukan meninggal dunia, Jumat (2/12). Ferry sempat dicari oleh sang istri, Hanifah Husein karena tak kunjung pulang sejak Kamis (1/12).

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
Cerita Sedih Istri Ferry Mursyidan Baldan Menunggu Suaminya Tak Kunjung Pulang
jenazah ferry Mursyidan Baldan tiba di rumah duka. ©2022 Merdeka.com/lydia fransisca

Mantan Menteri ATR Ferry Mursyidan Baldan ditemukan meninggal dunia, Jumat (2/12). Ferry sempat dicari oleh sang istri, Hanifah Husein karena tak kunjung pulang sejak Kamis (1/12).

Seorang kerabat, Syahrial Nasution mengisahkan, Ferry pamit kepada istrinya ada rapat di Hotel Bidakara acara PMII. Kemudian, sang istri hari itu mau pergi ke Cianjur.

Malam pun datang, Hanifah pulang ke rumah. Namun sang suami tak kunjung pulang.

"Malamnya kembali dari Cianjur sekitar pukul 12.00 malam Kak Hanifah sudah pulang tapi lihat Kak Ferry belum datang gitu," kata Syahrial yang juga adik Ipar Ferry di rumah duka, Jakarta Selatan, Jumat (2/12).

Ditunggu tak pulang, Hanifah memutuskan untuk tidur lebih dulu. Hingga ditunggu pada esok hari, Jumat (2/12), sang suami tidak pulang juga.

"Setelah dicek karena jam 10.00 WIB ada rapat di Hotel Santika, tapi nggak mendaftar ke Hotel Santika. Tidak mengisi daftar hadir. Karena disana ada rapat mengenai MPR di Hotel Santika," cerita Syahrial.

Selanjutnya, keluarga memutuskan untuk melacak keberadaan Ferry di Hotel Bidakara. Hingga akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

"Ternyata ketemu di parkiran dan kelihatan sepertinya setelah habis minum obat sakit gigi, terus kemudian ketiduran. Mungkin kena serangan jantung, jadi nggak bangun lagi," katanya.

Kronologi

Diketahui, Ferry meninggal dunia diduga karena sakit. Tidak ada tanda kekerasan yang ditemukan di jenazah mantan politikus NasDem tersebut.

"Jadi memang karena sakit tertentu, tapi yang jelas bukan tanda-tanda kekerasan atau tindak pidana," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, Jumat (2/12).

Zulpan menerangkan, korban ditemukan di dalam mobil yang terparkir di VIP, Lobby Birawa Kompleks Bidakara, Tebet Jakarta Selatan pada Jumat (3/12) siang.

Zulpan mengatakan, sekuriti yang pertama kali menemukan korban. Ketika itu, sekuriti mencurigai adanya sebuah mobil terpakir sejak semalam.

Informasinya, pada malam itu ada sebuah acara Wisuda Akademi Bakti Kemanusiaan.

"Selepas acara itu sampai dengan ditemukannya artinya setelah satu malam mobil itu masih di situ sehingga satpam curiga kemudian dihampiri mobil itu dan di dalamnya ada orang yang terlihat seperti tertidur," ujar dia.

Zulpan menerangkan, sekuriti menggedor pintu kaca mobil. Namun, tak ada respon. "Diambil langkah untuk membuka mobil dan ditemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa," ujar dia.

Zulpan menerangkan, tim dokter memeriksa denyut nadi korban. Sementara itu, kepolisian mendatangi lokasi. Hasil pemeriksaan, tak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban.

"Tidak ada sama sekali (tanda-tanda kekerasan)," ujar dia.

Rekomendasi