Cara para jenderal TNI dan Polri buat sejuk aksi 2 Desember

Aksi massa 2 Desember benar-benar berlangsung super damai. Sampai-sampai Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut tak ada satu pun pohon yang patah. Sungguh menyejukan hati.

Juven Martua Sitompul
Oleh Juven Martua Sitompul - Reporter
Cara para jenderal TNI dan Polri buat sejuk aksi 2 Desember
Aksi Damai 212. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Aksi massa 2 Desember benar-benar berlangsung super damai. Sampai-sampai Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut tak ada satu pun pohon yang patah. Sungguh menyejukan hati.Melihat banyak peserta aksi dengan pakaian serba putih, Tito menyatakan suasana doa bersama seperti pelaksanaan ibadah haji di Padang Arafah, Arab Saudi. Menurutnya, semua umat Islam berkumpul di sini dengan suasana damai dan tenteram. "Kita merasakan betapa indahnya Islam. Kita merasakan bagaimana suasana hari ini seperti suasana pelaksanaan ibadah haji di Padang Arafah," kata Tito di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (2/12).Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan dan Pangdam Jaya Mayjen Teddy Lhaksmana memantau langsung aksi tersebut. Iriawan sempat berdiri di mobil komando, dia juga terlihat membawa Alquran.Kapolda Jawa Tengah Irjen Polisi Condro Kirono dan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Jaswandi mengikuti acara istigasah bersama ribuan umat Islam di Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta. Istigasah untuk keselamatan bangsa dan umat Islam.Condro mengatakan, istigasah bersama dimaksudkan untuk memantapkan tali persaudaraan di antara umat Islam. "Indonesia sudah berusia 71 tahun, mari kita doakan bersama agar NKRI harga mati ini bisa terus eksis," katanya.Kapolda Sulsel, Irjen Anton Charliyan berorasi di depan ribuan massa. Dia berterima kasih karena aksi longmarch dan konvoi dari mesjid Al Markas Al Islami berlangsung lancar dan damai."Ini menunjukkan Islam itu Rahmatan Lil'alamin. Mari kita tegakkan kebenaran dengan penuh kesabaran. Tunjukkan bahwa masyarakat Sulsel dalam aksinya di Makassar hari ini berlangsung damai," kata Anton.Mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini mengatakan dirinya juga muslim dan akan mengawal kasus Ahok. "Polri akan berusaha kawal proses hukum kasus Ahok seadil-adilnya. Jadi tidak perlu khawatir. Dan saya sebagai sesama muslim juga akan mengawal kasus itu," kata Anton.Sementara itu, Pangdam VII/Wirabuana, Mayjen TNI Agus Surya Bakti mengaku cukup salut dengan aksi hari ini. Umat Islam terlihat saling membantu. Ada yang membagi-bagikan makanan, minuman dan menggotong pengunjuk rasa yang pingsan naik ke ambulance. "Kami datang untuk Islam," kata suami mantan artis Bella Sapira tersebut.Kapolda Riau Brigjen Zulkarnain Adinegara juga terharu dengan aksi ribuan umat muslim yang turun ke jalan tanpa menghambat lalu lintas. Sebab, hanya satu ruas jalan yang ditutup untuk digunakan dalam aksi bela islam tersebut."Sedikit saja diusik, jutaan massa berkumpul, pada saatnya Ahok akan disidangkan, dan dipenjarakan. Saudaraku sekalian, ini proses hukum yang sedang berjalan, saya juga orang hukum," ujar Zularnain.Sebagai umat Islam, kata Zulkarnain, saat agama disinggung, umatnya tersinggung. Pada saatnya harapan dan doa umat islam, Ahok akan ditangkap. "Ahok akan dipenjarakan pada saatnya nanti, kita menghargai saja," tandasnya.

Rekomendasi