Calon Panglima Jenderal Andika Perkasa Janji Bangun Kekompakan Tiga Matra di TNI

Calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa berjanji menjaga kekompakan tiga matra dalam tubuh TNI ketika nanti sudah resmi menjabat Panglima TNI. Andika mengklaim telah membangun kekompakan ketika memimpin Angkatan Darat.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Calon Panglima Jenderal Andika Perkasa Janji Bangun Kekompakan Tiga Matra di TNI
3 Kepala Staf TNI olahraga pagi bersama Presiden Jokowi. ©2020 Biro Pers Istana

Calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa berjanji menjaga kekompakan tiga matra dalam tubuh TNI ketika nanti sudah resmi menjabat Panglima TNI. Andika mengklaim telah membangun kekompakan ketika memimpin Angkatan Darat.

"Ya harus kita seperti saya hanya bisa mengatakan di AD kan kita juga harus kompak. Pasti hal yang sama juga akan saya lakukan," ujar Andika usai pertemuan dengan Komisi I di kediamannya, Senayan, Jakarta, Minggu (7/11).

Andika belum berkomunikasi dengan kepala staf angkatan lainnya setelah Komisi I DPR memberikan persetujuan calon panglima TNI pilihan Presiden Joko Widodo kemarin. "Belum komunikasi," katanya.

Komisi I DPR RI telah mengesahkan nama Andika sebagai Panglima TNI. DPR segera menggelar rapat paripurna untuk mengesahkan keputusan itu pada Senin (8/11).

Sore ini, Andika dikunjungi Komisi I DPR RI dalam rangka verifikasi faktual. Andika berterima kasih kepada pimpinan dan anggota DPR yang hadir.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan, perwakilan dari fraksi yang telah hadir, saya juga apa adanya saja. Bahkan tadi kalau ada yang kurang-kurang ya saya mohon maaf," katanya.

DPR RI akan menggelar rapat paripurna mengesahkan keputusan Komisi I yang menyetujui Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI baru pada Senin (8/11). Sebelumnya, Komisi I telah mengambil keputusan pada Sabtu (6/11).

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengatakan, Andika Perkasa akan hadir dalam rapat paripurna besok.

"Besok insyaallah jam 10 paripurna dan pak Jenderal Andika juga diundang ke hadapan paripurna untuk disampaikan bahwa pengambilan keputusan DPR ada di paripurna besok," ujar Kharis usai pertemuan Komisi I dengan Andika di kediamannya, Kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (7/11).

Menurut Kharis, dalam rapat paripurna tidak perlu menghadirkan Panglima TNI yang masih menjabat yaitu Marsekal Hadi Tjahjanto. Sebab, mekanisme biasa hanya akan dihadirkan calon Panglima TNI terpilih.

"Wah, kalau mekanisme di DPR ya hanya Panglima yang akan diputuskan (hadir di paripurna)," katanya.

Rekomendasi