Brimob Sulsel berangkat ke Poso memburu sisa kelompok Santoso

Diantara 150 personel Brimob Polda Sulsel ini, ada yang sudah pernah ikut operasi di Ambon maupun Aceh.

Salviah Ika Padmasari
Oleh Salviah Ika Padmasari - Reporter
Brimob Sulsel berangkat ke Poso memburu sisa kelompok Santoso
pelepasan pasukan Brimob. ©2016 Merdeka.com/Mappesona

Sebanyak 105 personel Brimob Polda Sulsel di bawah koordinasi (BKO) Polda Sulteng diberangkatkan ke Poso untuk bergabung dalam Satgas Tinombala. Satu kompi pasukan Brimob ini dipimpin Kompol Christian Kadang yang akan bertindak selaku Wakil Komandan (Wadan) sektor di bawah Komando Satgas Tinombala saat tiba di daerah tugas di Poso, Sulawesi Tengah.

Pasukan Brimob ini akan bertugas selama enam bulan. Sebelum diberangkatkan ke Poso, personel Brimob berpangkat brigadir hingga kompol ini digodok dalam tahapan pembekalan selama tiga bulan di wilayah Parepare dan Kabupaten Luwu.

"Pembekalannya berlangsung selama tiga bulan di Parepare dan Luwu karena kondisi hutannya mirip dengan medan di Poso," ujar Kepala Satuan (Kasat) Brimob Polda Sulsel, Kombes Polisi Totok Lisdiarto di Mapolda Sulsel, Sabtu (6/8).

Materi pembekalan mulai dari persiapan fisik, teknik di medan tempur termasuk teknik survival. Diantara personel ini, ada yang sudah pernah ikut operasi di Ambon maupun Aceh. "Saya sampaikan bahwa ini adalah jihad fi sabilillah," kata Totok.

Kapolda Sulsel Irjen Polisi Anton Charliyan menitipkan pesan 7 S yakni soliditas, semangat, sabar, sopan santun, sembahyang, sukses dan selamat.

"Ingat dan jaga 7 S ini. Berusaha dan bertugaslah dengan baik agar bisa kembali ke Makassar. Di sini ada keluarga yang menanti," kata Anton Charliyan.

Rekomendasi