Bocah SD tewas tenggelam di kawasan wisata Pulau Cingkuak Painan

Bocah SD tewas tenggelam di kawasan wisata Pulau Cingkuak Painan. Saat korban ditemukan meninggal, posisi dalam kondisi tubuh kaku sekitar pukul 15.50 WIB, tepatnya di sekitaran pinggir Pulau. Bersama rombongan korban, sebelum meninggal korban sempat dikabarkan hilang dari rombongan.

ER Chania
Oleh ER Chania - Reporter
Bocah SD tewas tenggelam di kawasan wisata Pulau Cingkuak Painan
Ilustrasi mayat. ©shutterstock.com

Salah seorang rombongan SD Negeri 23 Singgalang, Kabupaten Tanah Datar meninggal dunia akibat diduga tenggelam ketika saat berwisata di kawasan wisata Pulau Cingkuak Painan, Kabupaten Pesisir Selatan. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, korban diketahui bernama Prasetyo Saputra (12) kelas VI SD asal Ganting Singgalang-Tanah Datar.

"Korban berangkat dari Batu Sangkar menuju Carocok Painan sebanyak 30 orang didampingi juga Kepsek dan 9 guru lainnya Ganting Singhalang-Tanah Datar dan beriwata juga ke Pulau Cingkuak Painan yang dekat dengan Carocok Painan," sebut Kapolsek IV Jurai, Iptu Ramadi pada merdeka.com, Kamis (5/4).

Saat korban ditemukan meninggal, posisi dalam kondisi tubuh kaku sekitar pukul 15.50 WIB, tepatnya di sekitaran pinggir Pulau. Bersama rombongan korban, sebelum meninggal korban sempat dikabarkan hilang dari rombongan.

"Hingga dilakukan pencarian bersama nelayan dan akhirnya korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dengan posisi tertelungkup,"terangnya.

Dia menjelaskan, korban ditemukan meninggal diduga akibat terseret ombak saat bermain di pinggir pulau. Sebab, korban ditemukan kondisi tubuh kaku dan mengambang di pinggir pulau.

"Dari keterangan guru korban, si korban tidak bisa berenang dan diduga terseret ombak. Karena saat sampai di lokasi, korban dikatakan sering menyendiri dari rombongan,"jelasnya.

Lanjutnya, setelah korban ditemukan korban langsung dilarikan rombongan serta para nelayan ke TPI Carocok Painan, dan dibawa ke RSUD Painan untuk dilakukan pemeriksaan.

"Saat korban sudah dilakukan pemeriksaan, korban akan diteruskan penyerahan ke pihak keluarga melalui prosedur yang ada," tuturnya.

Rekomendasi