Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Budi Waseso mengatakan, pihaknya terus berusaha meminimalisir jaringan narkoba di Indonesia dan berupaya maksimal dalam penanggulangan narkoba baik pada bidang pemberantasan maupun pencegahan."Dalam konteks pengurangan demand (permintaan) melalui pencegahan BNN melakukan upaya peningkatan ekstensifikasi dan intensifikasi komunikasi, informasi dan edukasi P4GN ke seluruh pelosok Indonesia," kata Budi Waseso dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2016 di Kota Tua, Jakarta Barat, Minggu (26/6).Budi Waseso mengatakan, dalam bidang pemberdayaan masyarakat BNN telah membentuk satgas anti narkoba di seluruh daerah di Indonesia sebanyak 19.854 orang. Satgas itu terdiri dari pelajar, mahasiswa, swasta, instansi pemerintah dan masyarakat umum."Langkah masif ini merupakan sebuah strategi jitu dalam menciptakan people power melawan jaringan sindikat peredaran gelap narkoba," kata Waseso.Menurut dia, peringatan Hari Anti Narkoba Internasional ini 2016 menekankan pentingnya strategi terbaik pada pencegahan narkotika pada sasaran prioritas anak-anak dan pemuda."Kita fokuskan kepada penyelamatan anak-anak usia dini yang menjadi sasaran para pengedar dan bandar narkoba. Sehingga generasi penerus bangsa ini selamat dari jeratan barang haram tersebut," tutup Waseso.
BNN yakin Satgas mampu perangi narkoba hingga ke pelosok Indonesia
Menurut Budi Waseso, di seluruh daerah di Indonesia satgas mencapai 19.854 orang.
Advertisement
Rekomendasi