Hasil survei dari Indobarometer masih menempatkan elektabilitas pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum di peringkat pertama mencapai 36,7 persen, disusul pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 31,3 persen.
"Kalau melihat peta survei di berbagai tempat memang persaingannya mengarah pada dua pasangan, antara pasangan Rindu (Ridwan Kamil-Uu) dan 2DM (Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi)," kata Calon Gubernur Nomor urut satu, Ridwan Kamil di Bekasi, Kamis (19/4).
Adapun di peringkat ketiga, survei lembaga tersebut menempatkan pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu sebesar 5,4 persen, dan terakhir pasangan Hasanuddin-Anton Charliyan sebesar 2,4 persen.
Ridwan Kamil mengakui bahwa hasil survei yang kurang baik bisa menjadi semangat untuk mengejar ketertinggalan. "Kalau hasilnya kurang baik seperti survei di LSI, menyemangati supaya mengejar," katanya.
Dalam survei LSI pasangan Rindu tingkat elektabilitasnya mencapai 39,3 persen, dan paling atas adalah pasangan 2DM sebesar 43,2 persen.
Mengacu pada survei LSI, kata dia, ada wilayah-wilayah kurang didatangi, seperti kelompok guru nonpegawai negeri sipil. Karena itu, hari ini di Bekasi, Kang Emil mendatanginya untuk menampung aspirasi yang tentunya bisa menyebarkan dukungan.
Menanggapi survei elektabilitas pasangan Rindu yang stagnan di banding pasangan lain yang terus meningkat, dia meminta kepada pasangannya untuk mendongkrak elektabilitas di pedesaan.
"Saya itu kuatnya itu di perkotaan, maka tugas Pak Uu untuk menambah di desa desa. (elektabilitas) Pak Demiz juga kan dinaikan oleh pak Demul (Dedi Mulyadi)," ujarnya.