Benarkah Prabu Siliwangi wafat di Gunung Salak?

Reporter : Ramadhian Fadillah | Senin, 14 Mei 2012 11:32




Benarkah Prabu Siliwangi wafat di Gunung Salak?
Gunung Salak. merdeka.com/-

Merdeka.com - Bagi masyarakat Jawa Barat, Prabu Siliwangi adalah legenda. Sejarah raja Pajajaran ini berbaur dengan mitos dan legenda. Di Gunung Salak, juga dipercaya ada makam Prabu Siliwangi. Benarkah Prabu Siliwangi wafat di Gunung Salak?

"Sebenarnya belum tentu. Makam Prabu Siliwangi ada juga di beberapa tempat. Di Leuweung Sancang, Garut, ada. Di daerah Kawali, Ciamis juga ada. Di Gunung Tampomas, Sumedang juga ada," ujar Wawan Tarniwan, seorang aktivis lingkungan dan budaya Sunda saat berbincang dengan merdeka.com, Senin (14/5).

Wawan menambahkan, di mana Prabu Siliwangi tewas memang menjadi misteri. Setelah terdesak oleh Kian Santang, putranya sendiri yang masuk Islam, Siliwangi memang terus berpindah-pindah. Konon di Leuweung Sancang pasukannya terdesak oleh pasukan Kian Santang.

"Ada yang percaya juga Siliwangi berubah menjadi harimau loreng. Itu sebabnya Siliwangi identik dengan harimau," jelas Wawan.

Menurutnya banyaknya versi ini karena Orang Sunda begitu menghormati leluhurnya. Setiap tanah yang dikeramatkan selalu dikaitkan dengan Prabu Siliwangi.

Prabu Siliwangi bergelar Sri Baduga Maharaja. Dia memerintah Pajajaran sekitar tahun 1482-1521. Siliwangi dikenal sebagai raja yang mencintai rakyatnya. Dia meminta agar pajak hasil bumi tidak memberatkan rakyat. Dia juga mengatur pemerintahan dengan cukup baik sehingga Pajajaran disegani. Kekuasan Siliwangi dan Pajajaran meredup seiring dengan masuknya Islam ke Nusantara. Bahkan keluarga dan anaknya pun masuk Islam.

Kisah soal terdesaknya Siliwangi oleh ajaran Islam dilukiskan dalam syair kuno dalam bahasa Sunda. Berikut bunyinya:

"Purbatisi purbajati, mana mo kadatangan ku musuh ganal musuh alit. Suka kreta tang lor kidul kulon wetan kena kreta rasa. Tan kreta ja lakibi dina urang reya, ja loba di sanghiyang siksa".

(Ajaran dari leluhur dijunjung tinggi sehingga tidak akan kedatangan musuh, baik berupa laskar maupun penyakit batin. Senang sejahtera di utara, barat dan timur. Yang tidak merasa sejahtera hanyalah rumah tangga orang banyak yang serakah akan ajaran agama).

[war]
Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Sukhoi Hilang

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • 'Seperti preman, Ahok hari ini harus turun'
  • Lima tahun lagi Korea Utara punya 100 senjata nuklir
  • Protes Menteri Susi, ribuan nelayan demonstrasi di depan Istana
  • Jeritan ibu-ibu: Beras mahal, elpiji langka, apa harus setop masak?
  • Istri Demian mulai rasakan santet Ki Kusumo?
  • Kuasa hukum Novel sebut pimpinan KPK kecewa pada ocehan Ruki
  • Bukan Pangeran Harry, pria inilah yang ingin dinikahi Emma Watson
  • Pacar nikah dengan orang lain, alasan Angga sebar video mesum ke FB
  • Ibu-ibu kesal harga beras naik terus, bandingkan SBY & Jokowi
  • Ajukan banding, kubu Djan sebut Romi arogan & gila jabatan
  • SHOW MORE