Balas Fadli Zon,putri Wiji Thukul buat puisi 'kebakaran jenggot

"Orang yang ngilangin salah satunya juga bos lo sendiri. Jebreeetttt!," kata Fitri, putri Wiji Thukul.

Laurencius Simanjuntak
Oleh Laurencius Simanjuntak - Reporter
Balas Fadli Zon,putri Wiji Thukul buat puisi 'kebakaran jenggot
fitri nganthi wani. ©facebook fitri nganthi wani

'Sajak Orang Hilang' yang dibuat Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mendapat respons dari keluarga orang hilang 1997-1998. Fitri Nganthi Wani, putri Wiji Thukul, penyair yang hilang dalam pergolakan reformasi dan belum kembali, meminta anak buah Prabowo Subianto itu ikut mencari para korban penghilangan paksa."Nyuruh nyari doang tapi gak bantuin ya percuma dong cin. Tapi kayaknya lo juga gak mungkin deh berani bantuin kita-kita, orang yang ngilangin salah satunya juga bos lo sendiri. Jebreeetttt!," kata Fitri di dinding Facebook-nya mengomentari postingan berita puisi Fadli Zon , Sabtu (10/5).Tidak hanya itu, Fitri juga membuat puisi di dinding akun Facebook-nya berjudul  'Tak Berjenggot Kebakaran Jenggot'. Berikut puisinya:Tak Berjenggot Kebakaran JenggotDia yang tak berjenggot

Kebakaran jenggot

Pelaku teriak pelaku

Lucu lucu lucuDia yang tak berjenggot

Kebakaran jenggot

Terbatas merdekanya

Maju kena mundur kenaDia yang tak berjenggot

Kebakaran jenggot

Jungkir balik jilat pantat si bos

Menculik dan membunuh nuraninya sendiriKemarilah kawan

Aku ingin jadi temanmu

Kita harus jujur

Atas hati masing-masing

Di sini kamu akan nyaman

Bukan karena uang, bukan

Tapi karena kebenaranTapi sayang beribu sayang

Bagimu aku bukan levelmu

Yang mumpuni soal politik

Segalanya kau sebut politik

Bahkan perjuangan tulus

Seorang anak

Yang mencari bapaknyaDia yang tak berjenggot

Kebakaran jenggot

Kasihan betul

Ruang mata kosong melompong

Mayat hidup

Bukan manusia10 Mei 2014Untuk diketahui, Fadli Zon beberapa kali menyampaikan bahwa tudingan penculikan aktivis yang dilakukan bosnya, Prabowo Subianto adalah fitnah dan sudah menjadi alat politik jelang Pemilu dan Pilpres 2014."Sudah jelas isu HAM adalah isu yang sangat penting, tapi jangan HAM ini dijadikan alat politik atau komoditas politik, saya menilai ini hanya jadi alat politik saja, bukan satu komitmen betul-betul untuk menegakkan HAM," kata Fadli beberapa waktu lalu.

Rekomendasi