Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Selamat Nurdin menyesalkan pembangunan Monorail terkesan tidak jelas. Dia menilai hingga saat ini proyek pembangunan yang rencananya akan beroperasi pada 2018 nanti terkesan berhenti di tengah jalan.Bahkan, Selamat menyebutkan proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) jauh lebih baik dari sisi perkembangannya."Komplain kita, dewan sudah panggil dua kali tahun lalu manajemennya, tapi mereka enggak pernah hadir. Monorail enggak kayak MRT yang jelas gitu kelihatan progresnya," kata Selamat saat dihubungi wartawan, Sabtu (8/2).Selamat mengatakan seharusnya PT Jakarta Eco Transport (JET) Monorel hadir jika dipanggil DPRD DKI. Menurutnya, tak ada alasan hanya karena pembangunan monorail tidak menggunakan anggaran negara, PT JET Monorail menolak panggilan DPRD."Karena mereka swasta murni, jadi mungkin mereka menilai enggak berhubungan langsung sama DPRD, hubungannya langsung dengan gubernur. Padahal senang atau tidak, mereka kan pakai asetnya masyarakat. Kalau warga nanya, kita (anggota DPRD) belum tahu, mau jawab apa," ujarnya.Groundbreaking monorail dilakukan pada 16 Oktober 2013, sepekan setelah groundbreaking MRT. Tahap pembangunan dimulai di Setia Budi, tepatnya di ujung Jalan HR Rasuna Said yang mengarah ke Menteng.
Anggota Komisi B DPRD anggap pembangunan Monorail tak jelas
DPRD DKI Jakarta menyebut proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) jauh lebih baik dari sisi perkembangannya.
Rekomendasi