Bareskrim Mabes Polri menetapkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok jadi tersangka atas perkara dugaan penistaan agama. Dai kondang Abudullah Gymnastiar meminta semua pihak menghormati proses hukum yang sudah berlangsung."Kita hormati proses dan kita kawal bersama supaya bisa seadil-adilnya," kata pria yang akrab disapa Aa Gym ini, di Ponpes Daarut Tauhiid, Jalan Gegerkalong, Kota Bandung, Kamis (17/11).Pimpinan Ponpes Daarut Tauhiid tersebut menyatakan, kasus penistaan agama sebenarnya bukanlah kali pertama terjadi di Indonesia. Tapi lantaran Ahok adalah sosok yang disoroti, apalagi seorang pejabat publik maka itu, jika bicara agama harus bisa lebih berhati-hati."Semoga kita semua bisa mengambil hikmah atas semua ini. Dan terus mendoakan agar negeri kita ini jauh lebih dewasa, matang dan memiliki pemimpin berkualitas kejernihan hati, kejernihan berpikir yang semakin dekat dengan akhlak Rasulullah SAW. Sehingga tidak hanya membangun fisik negeri ini tapi yang paling penting membangun iman, akhlak dari negeri ini," ujarnya.Aa Gym juga mengucapkan, terima kasih pada kepolisian yang sudah menegakkan keadilan karena sudah memproses hukum Ahok."Terima kasih juga kepada Pak Presiden Jokowi, Kapolri (Jenderal Tito Karnavian) yang sudah menindaklanjuti ini mudah-mudahan terus disempurnakan dan seluruh masyarakat ikut mengawal dalam proses keadilan ini," terangnya.
Aa Gym soal Ahok tersangka: Hormati proses dan kita kawal
Aa Gym soal Ahok tersangka: Hormati proses dan kita kawal. Bareskrim Mabes Polri menetapkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok jadi tersangka atas perkara dugaan penistaan agama. Dai kondang Abudullah Gymnastiar meminta semua pihak menghormati proses hukum yang sudah berlangsung.
Rekomendasi