3 Pasien di Lampung tewas, Menkes setop pemakaian obat Bupivacaine

Tiga pasien itu yakni; Suripto (67), Devi Franita (30), dan Reyhan Mahardika (16).

Faiq Hidayat
Oleh Faiq Hidayat - Reporter
3 Pasien di Lampung tewas, Menkes setop pemakaian obat Bupivacaine
Nila Moeloek. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengaku sedang menyelidiki kasus kematian tiga pasien di Rumah Sakit Mitra Husada, Kabupaten Pringsewu, Lampung, karena penggunaan Bupivacaine Spinal yang diberikan saat pembiusan sebelum proses operasi. Tiga pasien yang meninggal dunia di RS Mitra Husada itu, adalah Suripto (67), Devi Franita (30), dan Reyhan Mahardika (16)."Jadi dilaporkan saat itu ada lima operasi memang. Tiga meninggal dan memakai obat yang sama. Yang dua justru tidak, ini yang lagi diselidiki. Tapi mereka sudah berkumpul antara dokter anestesinya, ahli anestesinya, Kemenkes dari berbagai pihak rumah sakit, kepolisian dan sebagainya. Nanti kita lihat," kata Nila di Kantor Wapres, Jakarta, Senin (11/4).Sementara dokter yang menangani, kata dia, belum dikenakan sanksi. Sebab, pihak Kemenkes belum menerima bukti-bukti bahwa dokter bersalah. Namun pihaknya telah menarik peredaran obat bius tersebut."Dicabut sama kita, bukan dicabut, artinya ditarik dulu karena jauh lebih aman itu. Jadi Kemenkes meminta semua obat Bupivacaine yang buatan Novarma itu ditunda dulu pemakaiannya, nanti kita lihat," kata dia.Seperti diketahui, Kepala Bidang Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih mengatakan, tiga pasien yang meninggal dunia di RS Mitra Husada itu, adalah Suripto (67), Devi Franita (30), dan Reyhan Mahardika (16). Bupivacaine Spinal yang diberikan tiga pasien saat pembiusan sebelum proses operasi.Suripto menjalani operasi tumor pada betis kiri pukul 16.30 WIB dan waktu kematian pukul 23.20 WIB, sedangkan Devi dalam proses melahirkan/caesarean tindakan operasi pukul 22.00 WIB kemudian meninggal dunia, Selasa (5/4) sekitar pukul 02.00 WIB. Sementara itu, Reyhan menjalani operasi Varicocel Bilateral pada pukul 15.30 WIB dan meninggal dunia pukul 03.35 WIB."Ketiga pasien ini diberikan pembiusan spinal pada tulang punggung oleh dr Edi Pramono dan asisten dokter Mustova sebelum operasi berlangsung," kata Sulistyaningsih di Bandarlampung, Kamis (7/4) malam.

Rekomendasi