Sebanyak 256.094 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Sumatera Utara mengikuti Ujian Nasional (UN), Senin (5/5). Di hari pertama ini mereka menyelesaikan soal-soal Bahasa Indonesia.
Para peserta UN terdiri dari 199.416 siswa SMP, 52.602 siswa Madrasah Tsanawiyah, 925 siswa SMP terbuka, 172 siswa SMP Luar Biasa, dan 2.879 siswa Paket B.
Pelaksanaan UN pada hari pertama ini dipantau langsung sejumlah pejabat di Sumut, seperti Gubernur Sumut Gatot Pujonugroho dan Wakil Gubernur Sumut T Erry Nuradi.
Rombongan Wakil Gubernur Sumut T Erry Nuradi meninjau pelaksanaan UN di SMP Harapan, SMP Methodist, SMP Eria dan SMP Negeri 7 Medan. Dalam pemantauan itu, T Erry Nuradi menemukan persoalan pada pelaksanaan UN ini. "Terdapat sejumlah naskah yang mengalami kerusakan pada soal nomor 45," kata Erry usai meninjau ke SMP Negeri 7 Medan.
Pihak sekolah sudah mengambil kebijakan mengganti naskah soal dengan yang baik. Namun, karena jumlah lembar soal cadangan yang terbatas, ada pula pengawas ujian yang menginstruksikan siswa untuk tidak menjawab soal itu dan mengosongkan lembar jawaban. "Kan soalnya dari pusat. Kita berharap ke depan kejadian seperti ini tidak terjadi lagi," pinta Erry.
Meskipun mendapati beberapa masalah, Erry tetap menilai pelaksanaan UN tingkat SMP sederajat ini berlangsung tertib dan lancar. "Tapi secara umum ujian hari pertama ini berlangsung lancar dan tertib," ucapnya.