Razia menegakkan Peraturan Wali Kota Nomor 11 Tahun 2020 tentang Karantina Kesehatan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 dilanjutkan di Kota Medan. Pada hari kedua operasi, Selasa (5/5), 149 KTP ditahan dan 97 orang dihukum melakukan push up karena tidak mengenakan masker.
Puluhan orang itu dihukum melakukan push up karena tidak bisa menunjukkan KTP. Namun, sanksi itu hanya diberikan dan berlaku bagi warga yang memang memungkinkan untuk melakukannya.
Tercatat ada 10 kecamatan yang melakukan razia masker secara serentak mulai pukul 10.00 WIB. Ke-10 kecamatan itu yakni Medan Tuntungan, Medan Johor, Medan Sunggal, Baru, Medan Amplas, Medan Petisah, Medan Maimun, Medan Kota, Medan Area dan Medan Denai. Razia dilakukan personel dari unsur Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), pihak kecamatan dan puskesmas serta aparat TNI-Polri.
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution memimpin dan melihat razia masker di Medan Johor dan Medan Maimun. Dia mendapati sejumlah warga masih membandel. Mereka dihentikan personel gabungan, lalu didata dalam lembar berita acara yang nantinya digunakan untuk mengambil kembali KTP yang ditahan selama 3 hari.
Akhyar mengatakan, Pemkot Medan akan terus melakukan razia masker di 21 kecamatan. Mereka juga akan bersama dengan Satpol PP Provinsi Sumatera Utara.
"Kita berharap razia masker yang kita lakukan bersama nanti dapat mendorong dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengenakan masker saat berada di luar rumah," kata Akhyar.
Dia mengingatkan kepada seluruh warga agar mewaspadai orang yang tidak mengenakan masker. Mereka bisa saja berpotensi menularkan virus ke orang lain.
"Virus ini tidak terlihat. Ia bisa menjangkit siapa saja, kapan dan di mana saja. Maka dari itu, kita perlu waspada terlebih jika ada orang yang tidak mengenakan masker. Sebab saat ini, ada kategori orang tanpa gejala (OTG). Artinya tanpa menunjukkan gejala apa pun ternyata ia terpapar Covid-19. Tetap waspada, patuhi aturan pemerintah. Yakinlah bahwa upaya bersama yang kita lakukan sejatinya demi kebaikan kita bersama. Ayo pakai maskermu," pesannya.