10 Petinggi di Sumsel Bakal Disuntik Vaksin Sinovac pada 14 Januari

Sebanyak sepuluh petinggi di Sumatera Selatan akan mendapatkan suntikan vaksin Sinovac pada vaksinasi serentak 14 Januari 2021. Selanjutnya diteruskan bagi tenaga kesehatan.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
10 Petinggi di Sumsel Bakal Disuntik Vaksin Sinovac pada 14 Januari
Vaksin Sinovac tiba di Bekasi. ©2021 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Sebanyak sepuluh petinggi di Sumatera Selatan akan mendapatkan suntikan vaksin Sinovac pada vaksinasi serentak 14 Januari 2021. Selanjutnya diteruskan bagi tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nuraini mengungkapkan, para pejabat yang dimaksud adalah Gubernur Sumsel Herman Deru, Wali Kota Palembang Harnojoyo, Pangdam II Sriwijaya, Dandim, Kapolda Sumsel, PPNI, BPOM, BPJS Kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia. Mereka akan divaksinasi di Puskesmas Gandus Palembang, tempat vaksinasi perdana di Sumsel.

"Ada sekitar sepuluh petinggi Forkopinda yang divaksin duluan di Puskesmas Gandus nanti, termasuk juga saya," ungkap Lesty, Selasa (12/1).

Di puskesmas itu, kata dia, bakal disuntikkan 304 dosis vaksin Sinovac. Dengan rincian 152 dosis bagi tenaga kesehatan dan sisanya diberikan kepada nama-nama yang tercantum dalam daftar penerima vaksin pertama.

"Tentu harus mengikuti prosedur screening terlebih dahulu," ujarnya.

Pada tahapan vaksinasi awal, hanya ada dua daerah yang ditunjuk untuk digelar pada 14 Januari mendatang. Yakni Palembang yang menerima 23.600 dosis dan Ogan Komering Ilir sebanyak 6.400 dosis.

"Itu sesuai arahan pemerintah pusat agar dilakukan daerah yang terdekat terlebih dahulu," ujarnya.

Juru bicara Satgas Covid-19 Palembang Yudhi Setiawan mengatakan, pihaknya sudah melakukan simulasi vaksinasi di Puskesmas Gandus. Petugas kepolisian dan TNI juga sedang melakukan pengamanan setelah vaksin tiba di sana.

"Kami pastikan kesiapan kami sudah matang, tinggal pelaksanaan saja," kata dia.

Untuk mempermudah vaksinasi, pihaknya sudah mengatur tempat bagi penerima vaksin. Penerima terlebih dahulu registrasi di meja pertama, kemudian screening di meja kedua, pemberian vaksin di meja ketiga, dan meja keempat dilakukan penyuluhan dan pemberian bukti sudah divaksin.

"Di meja dua ini nantinya penerima vaksinasi akan diberikan 17 pertanyaan untuk mengetahui apakah ada penyakit atau lain sebagainya. Jika diketahui ada penyakit maka pemberian vaksin tidak dapat dilakukan. Bagi yang sudah divaksin, harus berada di tempat selama 30 menit sebelum pulang," pungkasnya.

Rekomendasi