Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur menggelar pelatihan membuat sirop pokak pada Selasa (7/9/2021). Pemberian pelatihan dilakukan di ruang pertemuan DWP Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo dan diikuti secara daring oleh para peserta.
Ketua DWP Kabupaten Probolinggo Sudjilawati Soeparwiyono menuturkan, pelatihan membuat sirop pokak diharapkan dapat mendorong pemberdayaan masyarakat serta berkontribusi pada perkembangan ekonomi produktif selama pandemi.
"Program seperti itu difokuskan pada pengembangan ekonomi produktif dan pemberdayaan masyarakat, sehingga dengan harapan hasil sirup pokak dengan bahan yang sederhana bisa menjadi salah satu ikon dari Pemkab Probolinggo," ujarnya, dikutip dari Antara.
Advertisement
Tumbuhkan Kreativitas
Pelatihan tersebut diikuti secara daring oleh 64 peserta terdiri dari DWP Badan/Dinas/Bagian dan Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.
"Program kerja bidang ekonomi DWP Kabupaten Probolinggo itu bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas ibu-ibu dalam pengolahan bahan yang sederhana sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga dan anggota DWP Kabupaten Probolinggo," ungkap Sudjilawati.
Advertisement
Pembangunan Ekonomi
Pelatihan pembuatan sirop pokak tersebut menghadirkan narasumber pemilik UD Sumber Rejeki, Indri.
Perempuan asal Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo itu mengatakan, pembangunan ekonomi menuju era industri kreatif dan inovatif untuk skala kecil dan menengah menjadi tuntutan masyarakat yang tidak dapat ditawar lagi.
"Dengan hal tersebut Pemkab Probolinggo mengapresiasi serta mendukung semua kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Apalagi dalam hal itu peningkatan ekonomi di kalangan keluarga," terangnya.
Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan dapat menambah pendapatan ekonomi keluarga. Selain itu, juga mendongkrak pengembangan usaha kecil menengah dan industri mikro (industri rumah tangga) menjadi usaha mandiri serta dapat menciptakan lapangan pekerjaan.