Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

3 Langkah Satgas Covid-19 Jatim Antisipasi Varian Omicron, Warga Diimbau Lakukan Ini

3 Langkah Satgas Covid-19 Jatim Antisipasi Varian Omicron, Warga Diimbau Lakukan Ini ilustrasi corona. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Satgas Kuratif Covid-19 Jawa Timur (Jatim) mengaku telah menyiapkan sejumlah skema untuk mengantisipasi masuknya Varian Omicron ke wilayah setempat.

"Jadi sudah berkali-kali ibu gubernur sampaikan bahwa meski kasus Covid-19 menurun, namun tetap harus waspada, terutama masuknya Varian Omicron," terang Ketua Satgas Kuratif Covid-19 Jatim, dr. Joni Wahyuhadi di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga di Surabaya, Rabu (22/12).

Waspada

Beberapa waktu lalu, kata dia, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkipimda) Jatim juga telah mengadakan rapat di mapolda setempat untuk membahas ancaman Varian Omicron yang sudah masuk ke Indonesia.

"Di rapat tersebut dibahas bagaimana mengarantina orang dari luar negeri, dilakukan surveilans yang baik, sehingga tidak lagi pengalaman seperti Varian Delta lalu terulang," ujarnya, dikutip dari Antara.

Menurutnya, pemerintah dan masyarakat perlu sama-sama berperan mewaspadai varian baru Covid-19.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, kata dia, terus menggalakkan vaksinasi Covid-19 dengan memantau ketersediaan vaksin setiap hari.

Siap Antisipasi Dampak Varian Omicron

ilustrasi virus omicron

©2021 Merdeka.com

Joni menegaskan RSUD dr Soetomo Surabaya siap jika tiba-tiba ada lonjakan kasus Covid-19 yang disebabkan Varian Omicron. Pihak RS telah menyiapkan 350 tempat tidur untuk pasien.

"Dari 745 kapasitas tempat tidur, 350 tempat tidur dikosongkan untuk pasien Covid-19, yang lain untuk pasien TBC dan Difteri," ungkap Direktur Utama RSUD dr Soetomo tersebut.

Dia menilai Jatim cukup siap mengantisipasi dampak Varian Omicron. Meski demikian, ia berharap dampak Omicron tidak semengerikan Varian Delta.

Imbauan untuk Warga

Sementara itu, Pemprov Jawa Timur berharap semua elemen masyarakat bergotong-royong mencegah lonjakan kasus Covid-19 di wilayah setempat saat akhir tahun 2021 dan awal 2022.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat tetap waspada menjelang akhir tahun dan menyambut tahun baru. Meski demikian, masyarakat diharapkan tidak larut dalam kepanikan.

Rencananya, untuk mengamankan kondisi pada akhir tahun dan tahu baru, Pemprov Jatim mengerahkan 17.926 orang personel gabungan. Rinciannya, sebanyak 9.960 personel Polri, 1.863 personel TNI, 3.346 personel dari pemerintah daerah dan 2.757 orang dari masyarakat umum.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP