Kehilangan Hasil Akibat Covid-19, Butet Kertaradjasa Inginkan Menpar Bantu Seniman
Merdeka.com - Sudah cukup lama wabah virus Corona merebak di berbagai negara di dunia termasuk Indonesia. Kondisi inipun kerap berdampak pada industri seni. Banyak pihak yang bekerja di industri seni harus berhenti sejenak karena persebaran virus Corona. Hal tersebut juga berkaitan tentang banyaknya pertunjukan seni yang harus dibatalkan atau ditunda.
Kondisi inilah yang membuat dampak dapat merugikan beberapa pelaku seni, musisi, dan pekerja panggung. Karena pihak-pihak tersebut pendapatan utamanya banyak bergantung dengan jadwal ada atau tidaknya panggung pertunjukan.
Kehilangan Penghasilan

Twitter - Butet Kartaredjasa
Seorang seniman asal Yogyakarta, Butet Kartaredjasa inginkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama untuk membantu para pelaku seni yang penghasilannya terdampak wabah virus Corona. Hal tersebut disampaikan oleh Butet melalui unggahan di akun Twitter pribadinya pada Sabtu (9/5) kemarin.
"Pak @wishnutama; Bantu pekerja seni, panggung & event selama pandemi Covid-19. Banyak dari kami kehilangan penghasilan. #UntukPekerjaSeni," tulis Butet.
Diketahui Butet memang sangat jarang memakai sosial media Twitter. Bahkan, unggahannya di Twitter tersebut adalah unggahan pertama Butet pada tahun 2020.
Ajak Tandatangani Petisi
Saat menuliskan unggahan tersebut di Twitter pribadnya, Butet juga mengajak warganet untuk menandatangani petisi. Isi petisi tersebut adalah petisi buatan Joko Nugroho untuk pengadaan Bantuan Langsung Tunai untuk pekerja seni.
"Sejak pandemi Covid-19, pekerjaan kami terpaksa berhenti. Adanya aturan physical distancing dan PSBB otomatis membuat setiap aktivitas panggung dan event dilarang," tulis Joko di petisi onlinenya tersebut.
Namun, yang menjadi pertanyaan Joko tentang profesinya yang termasuk dalam daftar yang menerima bantuan tersebut. Karena sebelumnya, pemerintah sudah berencana untuk memberikan bantuan langsung kepada kelompok pra sejahtera.
"Pemerintah sudah mencanangkan bantuan langsung tunai (BLT) untuk kelompok miskin terdampak Covid-19. Tapi apakah profesi kami sudah masuk penerima bantuan langsung? Setahu saya tidak," tukas Joko.
Karena hal itu, Joko menginginkan Wishnutama untuk mengkaji tentang aturan bantuan langsung tersebut. Mengningat Wishnutama sudah lama bekerja di industri hiburan.
"Sebagai seseorang yang pernah berkecimpung di dunia balik panggung dan pertelevisian lebih dari 20 tahun, saya yakin Bapak Wishnutama akan sangat memahami suka duka pekerja panggung, event, dan seni," tambahnya.
(mdk/dem)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya