Penyakit Asam Lambung Sempat Kambuh di Jepang, Armand Maulana Habiskan Belasan Juta

Karena penyakit tersebut, Armand Maulana juga sering masuk Unit Gawat Darurat (UGD). Ia juga pernah dirawat di sebuah rumah sakit di Jepang. Begini kondisinya kini:

Denny Marhendri
Oleh Denny Marhendri - Reporter
Penyakit Asam Lambung Sempat Kambuh di Jepang, Armand Maulana Habiskan Belasan Juta
You Tube - Ari Lasso

Armand Maulana dikenal sebagai musisi yang menginspirasi jutaan penggemarnya di Indonesia. Lagu-lagu yang dibawakannya bersama band GIGI sukses membuat pencinta musik terkesan.

Di balik penampilan panggungnya yang energik, ternyata ada fakta menarik mengenai kondisi kesehatan Armand yang tak diketahui banyak orang. Baru-baru ini, Armand bercerita mengenai penyakit asam lambungnya.

Karena penyakit tersebut, Armand Maulana juga sering masuk Unit Gawat Darurat (UGD). Ia juga pernah dirawat di sebuah rumah sakit di Jepang. Begini kondisinya kini:

Hal itu diungkapkan oleh Armand Maulana dalam video perbincangannya bersama Ari Lasso yang diunggah di kanal Youtube Ari Lasso TV pada beberapa hari yang lalu. Dalam kesempatannya tersebut, Armand menceritakan mengenai kondisi asam lambungnya.

Ternyata, tak hanya sekali saja, Armand pernah sampai tujuh kali masuh UGD karena asam lambungnya tersebut. Armand menuturkan bahwa Ia akan pergi ke UGD apabila kondisinya sudah cukup mengkhawatirkan.

"Gue udah tujuh kali masuk UGD. Gue masuk UGD kalau udah jengker (kaku)," tutur Armand Maulana.

Armand juga mengungkapkan kondisinya saat asam lambungnya mulai mengkhawatirkan. Kondisi tersebut terjadi pada saat dini hari dan keadaan Armand sudah mulai keringat dingin dan pucat.

"Gue jam 12 udah mulai nyedek, tapi kasihan bini gue udah tidur. Jam 04.00 udah enggak kuat, gue pegang (tangan istri). Lihat gue udah pucet, keringat dingin, bini gue udah tahu," jelas Armand.

Tidak hanya itu saja, Armand juga membagikan kisahnya saat asam lambungnya tersebut kambuh saat Ia berada di Jepang. Pada saat itu, Armand terlalu banyak meminum teh hijau (ocha) selama berada di Jepang.

"Setengah 4 (pagi) enggak kuat, gini lagi (badan kaku), pakai ambulans ke Shibuya," ungkap Armand Maulana.

Lebih lanjut, Armand menceritakan berapa banyak biaya yang harus dikeluarkannya untuk melakukan perawatan. Ternyata, Ia harus mengikuti prosedur standar rumah sakit yang ada di sana.

"Tokyo, (habis) Rp16 (juta) kalau enggak salah," ucap Armand Maulana.

Rekomendasi