Tersangka Kedua Penganiaya David Tertawa di Polres, Ini Kata Polisi

Viral video Shane (19), teman Mario Dandy sedang tertawa di kantor polisi. Meskipun Shane tengah terlibat kasus penganiayaan David hingga koma.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Tersangka Kedua Penganiaya David Tertawa di Polres, Ini Kata Polisi
shane tertawa di polres jaksel. ©2023 Merdeka.com/antara

Viral video Shane (19), teman Mario Dandy sedang tertawa di kantor polisi. Meskipun Shane tengah terlibat kasus penganiayaan David hingga koma.

Polisi menyebut, video tersebut diambil sebelum polisi menetapkan Shane tersangka.

"Itu terjadi sebelum konferensi pers penetapan tersangka S di depan publik," kata Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi saat dikonfirmasi, di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin (27/2).

Nurma menerangkan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab Shane tertawa di Ruang Konseling Piket Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

Kendati demikian, ia akan memberikan konfirmasi lebih lanjut kepada petugas yang piket saat itu. "Nanti kami cek lagi soal itu," tambahnya.

Dalam video yang tersebar, terlihat Shane tertawa saat berbicara dengan seseorang di dalam ruang konseling.

Polres Metro Jakarta Selatan sebelumnya menetapkan dua tersangka penganiayaan terhadap David. Yakni Mario Dandy dan tempannya Shane.

Mario dan Shane ditetapkan sebagai tersangka setelah secara sadar melakukan penganiayaan pada Senin (20/2) malam dan video penganiayaan tersebut beredar viral di media sosial.

Polisi juga sudah melakukan tes urine terhadap keduanya yang hasilnya negatif narkoba.

Penyidik juga memeriksa saksi lain yakni perempuan di bawah umur berinisial A yang merupakan mantan kekasih D serta kini diketahui menjadi kekasih Mario.

Atas perbuatannya, tersangka S dijerat Pasal 76C Juncto Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Pelaku diancam pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun.

Kepolisian telah meminta keterangan lebih lanjut kepada sejumlah saksi, yakni R, M, AGH, dan paman korban.

Sedangkan D selaku korban penganiayaan sampai saat ini masih menjalani perawatan karena belum sadarkan diri merupakan putra petinggi GP Ansor.

Rekomendasi