Sumarsono: Kami tindak tegas jika ada intimidasi di Pilgub DKI

Ia menambahkan pengamanan yang disiapkan menjelang Pilkada nanti sudah maksimal. "Setiap TPS nanti akan kita beri pengamanan dari Polri dan TNI jadi warga tidak perlu takut dengan adanya ancaman dari pihak luar," tambahnya.

Rendi Perdana
Oleh Rendi Perdana - Reporter
Sumarsono: Kami tindak tegas jika ada intimidasi di Pilgub DKI
Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono. ©2016 merdeka.com/yayu

Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Pangdam Jaya dan Polda Metro Jaya siap mengamankan gelaran Pilkada DKI putaran dua yang akan dilaksanakan 19 April, pekan depan. Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono mengatakan, pengamanan ini dilakukan guna mengantisipasi jika ada pihak yang ingin mengintimidasi pemilihan gubernur nanti. "Kami siap tindak dengan tegas jika ada oknum yang ingin mencoba intimidasi," tegas Sumarsono kepada wartawan di Aula Sudirman, Kodam Jaya, Jakarta Timur pada Kamis (13/4).Ia menambahkan pengamanan yang disiapkan menjelang Pilkada nanti sudah maksimal. "Setiap TPS nanti akan kita beri pengamanan dari Polri dan TNI jadi warga tidak perlu takut dengan adanya ancaman dari pihak luar," tambahnya.Sumarsono menegaskan oknum yang mengintimidasi serta mengancam warga DKI Jakarta agar tidak memilih pasangan calon sudah termasuk pidana."Kita tidak main-main terhadap sanksi yang diberikan kepada yang bersangkutan, seperti disampaikan Kapolda tadi pidana bagi pihak mengintimidasi jalannya Pilkada nanti akan dipenjara selama 24 sampai 72 bulan," jelasnya.Lebih lanjut, Sumarsono kembali menegaskan bila pengamanan pelaksanaan Pilgub DKI sudah siap. Menurutnya, polisi dibantu TNI dan Satpol PP sudah siap mengamankan hajat politik lima tahunan itu. "Saya imbau untuk masyarakat agar tidak membawa ormas atau laskar dari luar kota untuk mengamankan Pilgub, karena kita dari Pemprov sudah bekerja sama dengan aparat untuk mengamankan," tutup Sumarsono.

Rekomendasi