Program One Kecamatan One Center for Entrepreneurship (OK OCE) Indonesia digagas Sandiaga Uno saat menjabat wakil gubernur DKI Jakarta. Setelah ditinggal Sandi, bagaimana kabar OK Oce?
Ketua Umum OK Oce Indonesia, Iim Rusyamsi, mengklaim program itu telah memberikan kesempatan pada 29.346 orang menjadi tenaga kerja baru di Jakarta.
"Berdasarkan data per 31 Desember 2018 dari Pemprov DKI Jakarta, 29.346 tenaga kerja dari 16.734 izin usaha mikro dan kecil yang diterbitkan," kata Iim saat dihubungi, Senin (18/3).
Dia menjelaskan untuk mengantongi izin usaha mikro dan kecil (IUMK) dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) DKI Jakarta, masyarakat harus mendaftar sebagai anggota terlebih dahulu.
Setelah menjadi anggota, masyarakat harus mengikuti pelatihan dasar di setiap kecamatan yang ditentukan. Peserta dapat memasukkan produk atau jasa yang akan dijual dan kemudian baru difasilitasi pembuatan IUMK.
"Pelatihan selama 2018 sebanyak 53.000 peserta. Sekarang sudah mulai berjalan yang 2019," jelasnya.
Sebelumnya, Sandi yang kini menjadi calon wakil presiden nomor urut 02 mengklaim program OK OCE telah mengurangi 20 ribu pengangguran pada 2018.
Sandiaga menyampaikan hal itu saat menanggapi tema ketenagakerjaan pada debat pilpres ketiga, Minggu (17/3).
Sandiaga menuturkan, kalau hal yang dibutuhkan generasi muda adalah kesempatan untuk bekerja. Untuk memberikan kesempatan itu, pihaknya akan menyiapkan pelayanan terpadu satu pintu sehingga dapat mengarahkan generasi muda menjadi wirausaha.
"Bagaimana Indonesia bisa masuk jadi negara tujuh besar pada 2030-2035 jika anak muda tidak diberikan pekerjaan sehingga menjadi pengangguran. Yang dibutuhkan masa depan anak muda kita adalah kesempatan. Siap kerja dengan pelayanan terpadu satu pintu diarahkan jadi wirausaha," kata dia.
Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com