Ratna Sarumpaet: Saya ingin fokus bela warga penggusuran
Merdeka.com - Aktivis Ratna Sarumpaet sempat disingkirkan petugas saat proses pembongkaran hunian warga Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara pada Senin kemarin. Hari ini dia kembali mendatangi kawasan Penjaringan tepatnya di sekitar Masjid Luar Batang.
Dalam kesempatan itu, dia mengaku masih fokus memikirkan nasib warga pascapenggusuran. Sehingga untuk kasus perlakuan polisi yang dianggapnya tak menyenangkan dikesampingkan.
"Kalau itu belum saya pikirkan, tapi saya tentunya tidak akan melupakannya kalau disekap karena dianggap bertindak provokatif," ucap Ratna di Masjid Jami Keramat Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (12/4).
Dia mengaku akan melakukan sesuatu untuk warga Pasar Ikan. "Belum nanti di pending dulu, saya ingin fokus bela warga yang menjadi korban penggusuran," lanjutnya.
Sebelumnya, Ratna Sarumpaet diamankan pihak Kepolisian lantaran dianggap sebagai provokator saat penggusuran permukiman Pasar Ikan, Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara. Ratna digelandang Polisi Wanita (Polwan) saat tengah berada di lokasi.
Senin lalu, (11/4) di kawasan Pasar Ikan, Ratna meminta warga untuk menggelar salat Istighosah serta tetap menolak kedatangan para petugas. Alhasil, ia pun digiring Polwan untuk menjauhkan lokasi sambil diingatkan jika penggusuran sudah dilakukan.
"Sudah ya bu ini mau di clear area," ujar Polwan seraya menggiring Ratna menjauhi lokasi penggusuran.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya