Pensiunan TNI duel sengit dengan pencuri di kamar rumahnya

Pensiunan TNI duel sengit dengan pencuri di kamar rumahnya. Deni yang merupakan pelatih Merpati Putih ini langsung menghantam tangan pelaku dengan sebuah hiasan di rumahnya. Pelaku pun sempat menusuk Deni menggunakan keris.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Pensiunan TNI duel sengit dengan pencuri di kamar rumahnya
ilustrasi pemukulan. ©2014 Merdeka.com

Seorang kakek yang berumur sekitar 60-an berhasil lumpuhkan perampok di rumahnya seorang diri. Kakek yang bernama Deni Rono ini mampu menggagalkan perampokan bermodalkan ilmu bela diri yang ia miliki. Pelaku yang belum diketahui identitasnya akhirnya tewas setelah dihabisinya.Menurut Kapolsek Makasar Kompol Nurdin Arahman, peristiwa ini terjadi di Jalan Wiradharma V Blok R 15 Perumahan TNI AU Waringin Permai, RT 06 RW 007, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, pagi tadi. Berawal dari Deni pulang usai salat subuh berjamaah."Pas sampai di rumah, ia melihat kaca pintu rumahnya dalam keadaaan terbuka. Saat dia masuk ke dalam, suasananya sudah berantakan. Diduga dilakukan oleh pelaku yang mencari barang berharga," kata Nurdin saat dihubungi, Jakarta, Senin (11/9).Saat itu, Deni langsung menelepon temannya bernama Dodi (37) untuk membantu."Dia bilang, 'kok rumah saya berantakan?' Pada saat itu dia lihat di dalam kamar dia ada seseorang. Kemudian, pak Deni berusaha untuk menutup jendela yang terbuka itu," ujar Nurdin.Saat itulah, kata Nurdin, terjadi duel satu lawan satu. Deni yang merupakan pelatih Merpati Putih ini langsung menghantam tangan pelaku dengan sebuah hiasan di rumahnya."Dilempar sama pelaku pakai tas, ada tas berisi macam-macam, tapi tidak kena. Akhirnya, dia berdua berduel di dalam kamar. Pada saat duel di dalam kamar, di situ di dalam kamar itu ada belati, ada beberapa benda tajam, ada senjata tajam diraih lah, kemudian bergelut di situ," jelasnya.Saat itu, pelaku pun sempat menusuk Deni menggunakan keris. Namun, karena ilmu bela dirinya, tangan pelaku dipatahkan oleh Deni yang juga pensiunan TNI ini."Kemudian dia (pelaku) ambil lagi, dia tahan, dia patahin tangannya itu, terjatuh belatinya. Baru ditancap sama dia (korban)," tambah Nurdin.Saat ini, lanjut Nurdin, korban tengah dirawat di Rumah Sakit Harun untuk menjalani pemulihan fisik. Sementara, pelaku yang belum diketahui identitasnya ini masih berada di rumah sakit."Saat ini kita masih melakukan penyelidikan untuk mendalami identitas pelaku sambil menunggu kesehatan korban untuk mintai keterangan lebih lanjut," pungkasnya.

Rekomendasi