Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengumpulan KTP dinilai hanya untuk menaikkan harga Ahok di Parpol

Pengumpulan KTP dinilai hanya untuk menaikkan harga Ahok di Parpol Stan TemanAhok. ©2015 Merdeka.com/Ferrika Lukmana Sari

Merdeka.com - Waketum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menuding, pengumpulan KTP warga Jakarta oleh relawan TemanAhok sebagai cara gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama untuk menaikkan harga tawarnya terhadap partai-partai. Dia pun sanksi jika jumlah KTP yang dikumpulkan TemanAhok bisa sebanyak yang disebutkan.

"Saya menduga pengumpulan KTP hanya sebagai bargaining Ahok bagi partai," kata Dasco saat deklarasi Tim Advokasi Jakarta Bergerak, Jakarta, Rabu (30/3).

Lebih lanjut, dari sejumlah laporan yang didapat Tim Advokasi Jakarta Bergerak, pengumpulan KTP warga Jakarta dilakukan dengan cara curang. Salah satunya dengan cara mengumpulkan KTP dari pekerja rumah tangga, KTP karyawan, hingga KTP milik pengemudi ojek online.

"Kita dapat laporan pengumpulan KTP driver ojek," ujarnya.

Seperti diketahui, dukungan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, untuk maju sebagai calon independen di Pilkada DKI 2017 mendatang, makin masif digerakkan oleh kelompok yang menamakan dirinya TemanAhok.

Ahok mengaku sempat melihat gerakan para TemanAhok itu, saat mereka membuka stand pengumpulan dan pendaftaran fotokopi KTP, guna mendukungnya maju sebagai calon independen.

Ketika ditanya apakah sudah ada komunikasi antara dirinya dan para pendukungnya di TemanAhok, mantan Bupati Belitung Timur itu mengaku belum ada komunikasi yang intens mengenai upaya mereka mengumpulkan fotokopi KTP dukungan tersebut.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP