Mencuri di rumah majikan, PRT berdalih untuk biaya anak sekolah
Merdeka.com - Seorang Pekerja Rumah Tangga, SM (33) diciduk pihak kepolisian lantaran diduga mencuri di kediaman majikannya di Jalan Asia Baru Blok H2, Kebon Jeruk Jakarta Barat, Senin (2/7) malam. Uang dan barang senilai puluhan juta raib dibawa pelaku.
"SM menggondol uang tunai Rp 3.040.000, sebuah amplop berisi uang tunai Rp 1.000.000, amplop berisi uang Dollar Singapura sebanyak 200 lembar, 3.000 lembar uang Yen, 4 buah cincin permata, 2 buah kalung emas, 5 buah gelang, empat buah batu cincin, dan empat buah liontin," kata Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Marbun di Jakarta, Rabu (4/7).
Usai melakukan aksinya, pelaku bersembunyi di rumah rekannya di kawasan Tangerang. "Menurut pengakuannya, ia bekerja sebagai asisten rumah tangga di tempat korban sudah sejak setahun yang lalu," ujarnya.
Aksi ini, kata Marbun, terbongkar setelah majikannya curiga atas sikap SM lantaran saat pamit keluar rumah namun tidak kunjung kembali.
"Kecurigaan korban muncul ketika baru disadari si SM keluar kok tidak kembali. Lalu korban langsung masuk ke kamar dan mendapati banyak barang berharganya raib," ujarnya.
Kepada polisi, SM mengaku aksinya itu dilakukan karena butuh untuk bayar uang sekolah anaknya di Brebes, Jawa Timur. Bahkan, aksi ini merujuk kedua kalinya di tempat berbeda.
"Iya rumah yang kedua saya curi, pertama di majikan yang dulu tetapi nggak ketahuan. Sekarang ketahuan," kata Marbun menirukan ucapan SM.
Akibat perbuatannya SM dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Polisi juga masih mencari beberapa perhiasan korban yang sudah dijual pelaku.
"Kita berhasil ciduk setelah melacak nomor telepon genggam pelaku," pungkasnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya