Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengaku tak percaya dengan pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dugaan korupsi pembelian sebagian lahan Rumah Sakit Sumber Waras oleh Pemerintah Provisi DKI Jakarta sulit untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan.Dia mengatakan, tak mungkin dalam kasus itu tak ditemukan indikasi tindak pidana korupsi. Sebab, DPRD DKI telah melaporkan temuan lengkap pengadaan RS Sumber Waras dengan kerugian negara sekitar Rp 191 miliar kepada KPK.Taufik pun mengaku Rabu (2/3) besok pihaknya akan kembali menyambangi KPK untuk menanyakan perkembangan kasus itu. "Sabar nunggu waktu kalau kata KPK, besok kita datengin KPK lagi. Data yang kita berikan ke KPK sudah lengkap," kata Taufik di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (1/3).Politisi Gerindra ini tetap yakin bahwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bakal terseret dalam kasus korupsi ini. Sebab berdasarkan audit BPK DKI sudah terbukti dengan jelas pembelian lahan RS Sumber Waras terjadi penyelewengan."Sudah lah Ahok pasti kena, kalau dia (KPK) minta audit investigasi pada lembaga negara (BPK RI) sudah terlihat ada kerugian," tegas Taufik.Seperti diketahui, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan pihaknya merasa kesulitan menaikkan kasus yang diduga menyebabkan kerugian Rp 191 miliar pada anggaran APBD Perubahan 2014 itu. "Jadi menaikkan kasus itu ke tingkat penyidikan tak semudah yang kita bayangkan," kata Basaria.
M Taufik ragu pernyataan KPK sebut Sumber Waras tak ada korupsi
Dia juga yakin Ahok akan terseret kasus tersebut.