Keluhkan lokasi rusun dari Ahok, warga Kalijodo geruduk kantor DPRD
Merdeka.com - Ratusan warga Kalijodo berunjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta hari ini. Massa tiba sekitar pukul 10.00 WIB dengan menggunakan 5 unit bus.
Pantauan merdeka.com, tak sedikit warga Kalijodo yang membawa anak-anak mereka lalu, terlihat pula pengacara warga Kalijodo, Razman Arif Nasution ditengah-tengah massa aksi.
Saat ini massa aksi mulai dari usia dewasa hingga anak-anak terus berorasi menyuarakan aspirasinya, sambil berteriak-teriak 'keadilan, keadilan, keadilan'.
Salah seorang pendemo, Cucu (48) mengatakan langkah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk membongkar permukiman warga di kawasan itu adalah salah. Selain itu, tak ada ganti rugi yang sesuai juga dirasa menyulitkan warga.
"Kalau bisa sih kami nggak ingin dibongkar, ditertibkan. Anak-anak masih pada sekolah mau ujian," kata Cucu di lokasi, Jumat (19/2).
Tak hanya itu, ganti rugi berupa rusun yang ditawarkan oleh Ahok, sapaan Basuki juga dinilai tidak sesuai. Karena jarak yang terlalu jauh, ditambah jika lokalisasi ditutup maka warga tidak akan memiliki uang untuk membayar sewa unit rusun.
"Kalau dibongkar, kita nggak kerja, enggak bisa bayar sewa rusun. Jauh pula," tegasnya.
Untuk diketahui, saat ini 7 orang perwakilan warga Kalijodo didampingi Razman bertemu dengan pimpinan DPRD DKI untuk melakukan dialog terkait langkah penertiban yang dilakukan Pemprov DKI.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya