Jelang Natal & Tahun Baru, Satpol PP DKI Gelar Operasi Praja Wibawa

Jelang perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemprov DKI Jakarta menggelar operasi praja dibawa untuk meningkatkan ketertiban umum dan ketenteraman.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Jelang Natal & Tahun Baru, Satpol PP DKI Gelar Operasi Praja Wibawa
Anies apel Satpol PP. ©2017 Merdeka.com

Jelang perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemprov DKI Jakarta menggelar operasi praja dibawa untuk meningkatkan ketertiban umum dan ketenteraman.

Operasi Praja Wibawa rencananya digelar selama 10 hari mulai Senin (10/12/2018) sampai 21 Desember 2018. Operasi ini lebih pada pengawasan dan penegakan aturan ketertiban umum.

Sepeti halnya pelanggaran terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang tidak tertib, parkir liar, peredaran minuman beralkohol tanpa izin hingga razia penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan agar semua jajarannya dapat menindak tegas dalam menjalankan tugasnya. Akan tetapi, lanjut dia, tidak bertindak kasar dan berdasarkan aturan yang ada.

Tak hanya itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan juga mengimbau agar Satpol PP ketika melaksanakan tugasnya dapat membangun kesadaran kepada masyarakat. Sehingga dapat mematuhi aturan yang ada.

"Petugas harus memiliki ketegasan dan tidak boleh ragu mengambil keputusan, keputusan diambil dengan lugas. Ketegasan tak berarti bengis," ucap Anies di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018).

Selain Satpol PP dan anggota Dinas Perhubungan yang berjumlah 100 personel, Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 75 anggota TNI, 100 polisi serta 150 personel Satuan Tugas Kewilayahan dari masing-masing wilayah kota di Jakarta.

Reporter: Ika Defianti

Sumber : Liputan6.com

Rekomendasi