Ini skenario Ahok antisipasi banjir di musim penghujan
Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta memasang sejumlah close circuit television (CCTV) di Jakarta. Tujuannya, untuk memantau kondisi pompa dan pintu air karena musim penghujan sudah tiba.
Kepala Dinas Tata Air, Agus Priyono mengatakan, pemasangan CCTV untuk membantu pihaknya terus melakukan kontrol terhadap pompa di pintu air. Sesuai dengan instruksi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) setiap pompa akan diawasi dengan menggunakan CCTV.
"Harapannya banjir yang terjadi tidak parah. Siapkan semua pompa harus dikontrol CCTV dan harus online. Sekarang sedang diupayakan dengan Dinas Kominfo," jelasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (28/1).
Dia menambahkan, banjir tidak hanya datang karena adanya air dari dataran tinggi, tetapi juga dari laut yang menguap. Untuk mengantisipasi itu pihaknya menyiapkan karung pasir, batu kali dan alat berat. Sehingga penanganannya lebih cepat, termasuk bila tanggul jebol.
"Kami juga berikan bantuan perahu karet kepada BPBD DKI Jakarta saat banjir," katanya.
Untuk mencegah agar Istana Negara tidak kembali terendam banjir, Pemprov DKI Jakarta akan menggunakan sistem buka tutup di Pintu Air Kali Sunter. Sehingga Jalan Yos Sudarso dan Jalan Gunung Sahari tidak tergenang kembali.
"Kami akan lakukan buka tutup pintu air ke Gadjah Mada dan langsung dialirkan ke Waduk Pluit dan Pintu Air Istiqlal," tutupnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya