Es teh limbah di Monas, Ahok bilang 'kalau tak ada BPOM jangan beli

Berdasarkan hasil tes laboratorium, tidak ditemukan indikasi penggunaan air limbah sebagai bahan baku pembuat teh.

Al Amin
Oleh Al Amin - Reporter
Es teh limbah di Monas, Ahok bilang 'kalau tak ada BPOM jangan beli
Ahok. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Satpol PP DKI Jakarta Pusat menangkap pedagang es teh bercampur limbah di kawasan Jl Veteran, Jakarta Pusat pada Kamis (10/3). Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, berpesan warga tetap waspada saat mengonsumsi makanan atau minuman yang tidak memiliki logo BPOM."Jadi kalau kamu mau makanan di kaki lima kamu cari nih, ada BPOM enggak? Kalau enggak lu jangan beking deh tar ada boraks ada formalin," kata Ahok di sela acara Kajian Deloitte mengenai Jakarta Smart City dan menjadi panelis acara Seminar Deloitte Infrastructure Week di Ballroom Hotel Grand Hyatt, Senin (14/3).Dia heran kenapa warga memilih makanan yang ada di kaki lima padahal dia sudah menyiapkan lapak dagang kuliner seperti Lenggang Jakarta."Jadi model orang jual makanan di dalam sama di luar sama, saya ajakin kalau tempat bagus, harga jajannya kayak di luar orang akan masuk," pungkasnya.Seperti diberitakan sebelumnya, Satpol PP Jakarta Pusat menangkap Hengky, seorang pedagang es teh yang proses pembuatannya dicampur air limbah dari Stasiun gambir. Warga Johar Baru itu itu menggunakan limbah mengalir dari pipa paralon yang merupakan drainase rel kereta.Sebelum disajikan di gelas plastik yang diberi es batu, pedagang menuangkan teh yang telah dilarutkan di dalam jeriken ukuran sedang."Jerikennya juga kalau kita lihat enggak layak buat simpen minuman, kotor. Baru kemudian dicampur dengan air limbah tadi," kata Kasatgas Pol PP Kecamatan Gambir, Harry Apriyanto, kepada merdeka.com, Jumat (11/3).Saat penangkapan dilakukan, memang hanya ada satu pedagang di lokasi yang sedang meracik teh.Tapi versi kepolisian, berdasarkan hasil tes laboratorium, Polsek Gambir, tidak menemukan indikasi penggunaan air limbah sebagai bahan baku pembuatan es teh."Jadi indikasinya bukan airnya tapi gelasnya ini. Gelasnya yang seharusnya sekali pakai, dia enggak. Kalau dia melihatnya kok masih bagus dia cuci. Dia tuangin airnya aja," kata Kapolsek Gambir, AKBP Bambang Yudhantara Salamun dikutip dari humas Polda Metro Jaya, Minggu (13/3).

Rekomendasi